Resmikan Akademi P2TL, PLN UP3 Garut Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Pelanggan Melalui Upskilling Kompetensi Petugas

377

dutapublik.com, GARUT – PT PLN (Persero) UP3 Garut telah meresmikan Ruang Belajar atau Akademi P2TL pada tanggal 27 Maret 2024. Akademi ini dibentuk dalam rangka untuk mengasah kompetensi petugas supaya berintegritas dan berkualitas, mengoptimalkan pelaksanaan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk memberikan kualitas pelayanan kepada pelanggan sehingga meningkatkan value dan daya saing PLN sebagai perusahaan dengan visi menjadi Perusahaan Global Top 500 dan #1 pilihan pelanggan untuk solusi energi.

Di ruang akademi ini tersedia 4 buah papan peraga yang terpasang kWh Meter Pascabayar dan Prabayar 1 phasa serta kWh meter Elektronik Pascabayar 3 phasa.

Melalui Akademi P2TL ini, petugas nantinya diberikan materi-materi terkait P2TL sehingga dapat merefresh kembali pengetahuan petugas P2TL dalam melakukan pemeriksaan terhadap JTL (Jaringan Tenaga Listrik), STL (Sambungan Tenaga Listrik), APP (Alat Pembatas dan Pengukur) dan perlengkapan APP serta instalasi pemakai tenaga listrik dalam rangka menertibkan pemakaian tenaga listrik, melakukan pemeriksaan atas pemakaian tenaga listrik dan mencatat kejadian-kejadian yang ditemukan pada waktu dilakukan P2TL menurut jenis kejadiannya.

Manager PLN UP3 Garut, Gahaita Gumelar ketika dikonfirmasi mengatakan, “Kami telah melaksanakan agenda upskilling pada tanggal 1 dan 2 April 2024 kemarin sebagai refreshment pengetahuan terhadap pengukuran kelistrikan dan meningkatkan kompetensi petugas P2TL. Adapun rangkaian kegiatan dalam upskilling ini meliputi, pertama pembekalan tentang Teori Dasar Kelistrikan, kedua penyelesaian studi kasus secara berkelompok dan ketiga praktik pengukuran deviasi meter dan menemukan kelainan atau modus pelanggaran pada kWh Meter.”

Sementara itu General Manager UID Jawa Barat, Susiana Mutia mengatakan, “P2TL atau Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh PLN yakni melakukan pemeriksaan secara teknis terhadap saluran kabel beserta kwh meter dan MCB yang terpasang di masing-masing persil pelanggan PLN untuk memastikan bahwa jaringan listrik dan KWh Meter berfungsi secara baik dan benar dan akan dilakukan penertiban bilamana di lokasi terdapat sambungan listrik ilegal.”

”Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan produktifitas petugas P2TL serta meningkatkan kualitas pelayanan pada pelanggan”, tutupnya. (Yaman)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *