Ribuan Polisi Kembali Lakukan Penanganan Gempa Bumi Cianjur

314

dutapublik.com, CIANJUR – Ribuan Polisi kembali melakukan kegiatan Operasi Aman Nusa II Tahun 2022 Opres Cianjur (Penanganan Bencana Gempa Bumi Cianjur) Senin (12/12). 

Dalam operasi ini, terdapat sejumlah satuan tugas (satgas) dari BRIMOB Mabes Polri, Dit Sabhara Mabes Polri, Polda Jabar (BKO Satgas Opres Cianjur) dan anggota dari Polres Cianjur. 

Selain itu, terdapat juga personel tambatan untuk kegiatan recovery atau kerja bakti pasca gempa dari SAT BRIMOB POLDA JABAR, DIT SAMAPTA POLDA JABAR, SISWA SPN POLDA JABAR dan PENDAMPING SISWA.

Seluruh personel gabungan itu masing-masing melaksanakan kegiatan seperti, SATGAS 1 ( SATGAS PENCARIAN DAN PERTOLONGAN ) dari BKO MABES POLRI PELOPOR KORPS BRIMOB Gabungan Resimen III Dan Resimen IV Pasukan Pelopor Melaksanakan Pencarian Korban/ Jenazah Di Desa Cijedil Cugeneng dan Kegiatan Korve Puing-Ping Bagunan Pasca Gempa di Kampung Pangkalan RT 02/RW 06 Desa Benjot Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. 

SAMAPTA KORPS SABHARA melaksanakan Bantuan Sar Darat di daerah bencana untuk menemukan titik lokasi korban yang tertimbun reruntuhan dan tanah longsor dengan menggunakan satwa K-9 Di Kampung Cicadas, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur serta melaksanakan koordinasi dengan BPBD dan Basarda untuk menentukan titik-titik lokasi daerah bencana yang memerlukan segera kegiatan SAR Rumah Makan Shinta Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. 

POLSATWA KORPS SABHARA melaksanakan pengamanan di lokasi bencana dan penyelamatan korban bencana di Kampung Cicadas, Desa Cijndil, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur dan melaksanakan koordinasi Dengan BPBD dan Basarda untuk menentukan titik-titik lokasi daerah bencana yang memerlukan segera kegiatan SAR di RM Shinta Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. 

Sat Brimob Polda Jabar melaksanakan kegiatan evakuasi terhadap korban menggunakan peralatan yang disesuaikan dengan situasi lokasi bencana dan Melaksanakan giat pencarian korban longsor di longsoran RM Sate Sinta Cianjur.

POLSATWA DIT SAMAPTA POLDA JABAR melaksanakan bantuan SAR darat di daerah bencana untuk menemukan titik lokasi korban yang tertimbun reruntuhan dan tanah longsor dengan menggunakan satwa K-9 di Kampung Cicadas, Desa Cijndil, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur dan melaksanakan koordinasi dengan BPBD dan Basarda untuk menentukan titik-titik lokasi daerah bencana yang memerlukan segera kegiatan SAR di RM Sate Sinta Cianjur.

PAMMAT DIT SAMAPTA POLDA JABAR melaksanakan pengamanan di lokasi bencana dan penyelamatan lokasi bencana serta Melaksanakan koordinasi dengan BPBD dan basarda untuk menentukan titik-titik lokasi daerah bencana yang memerlukan segera kegiatan sar.

Sementara itu, Satgas 2 bertugas di pengungsian memberikan pertolongan seperti yang dilakukan BKO MABES POLRI PELOPOR KORPS BRIMOB yang terdiri dari Personel Gabungan Resimen III Dan Resimen IV Pasukan Pelopor Melaksanakan Trauma Hiling Pasca Bencana Kepada Para Pengungsi Di Kp. Hargeum RT 03 /RW 06 Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang.

Serta Personel Gabungan Resimen Iii Dan Resimen Iv Pasukan Pelopor Melaksanakan Pendistibusian Logistik Kepada Para Pengungsi Di Kampung Hargeum RT 03/RW 06 Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang.

Selanjutnya, SAMAPTA KORPS SABHARA melaksanakan penyaluran bantuan logistik di daerah Cugenang dan Melaksanakan korve pembersihan puing puing rumah dan fasilitas umum.

Untuk lalu lintas, BKO POLDA JABAR DIT LANTAS melaksanakan pengaturan arus lalulintas, pemantauan dan monitor antisipasi jalur disekitar lokasi gempa dan longsor serta melaksanakan Rekayasa lalu lintas disekitar lokasi longsor dan koordinasi dengan intansi terkait lainnya dan Memperlancar alat berat yang keluar masuk ke lokasi Gempa, longsor dan yang akan memberi bantuan kemanusiaan.

DIT SAMAPTA melakukan pengawalan pendistribusian logistik bencana posko pengungsian di SPBU Cugenang dan melaksanakan patroli gabungan antisipasi pungutan liar ke daerah rawan kriminalitas dan melaksanakan pengaturan lalin, pencarian dan evakuasi korban yg tertimbun longsor dan pengaturan di sepanjang jalan depan Polsek Cugenang.

DIT BINMAS membentuk Posko Peduli Bencana Pada Kesempatan Pertama di lokasi bencana dengan melibatkan Instansi terkait dan melakukan pendataan korban bencana kategori kelompok rentan, meliputi perempuan, anak-anak, orang tua, orang sakit, disabilitas dan kelompok berkebutuhan Khusus.

DIT PAM OBVIT Melakukan evakuasi korban /pegawai pada kawasan tertentu, VIP dan parawisata pada obvitnas obter serta membantu melokalisir dan membantu/batas bencana supaya tidak berdampak meluas kewilayah obvitnas dan obter (VIP, kawasan parawisata dan objek wisata) mengendalikan satuan organisasi di lingkungan Ditpamobvit serta membina fugsi Pamobvit pada satuan kewilayahan.

SAT BRIMOB membantu melokalisir dan membantu/batas bencana supaya tidak berdampak meluas kepada masyarakat di wilayah lain dan mengutamakan keselamatan jiwa walaupun terpaksa harus merusak barang/benda lain yang mengahalangi pelaksanaan tugas

BIRO SDM POLDA JABAR melaksanakan dukungan Psikososial/ Trauma Healing kepada korban bencana gempa bumi di SDN Gelar 2 dan Universitas Suryakencana dan memberikan permainan bagi anak-anak korban bencana di Kampung Munjul RT 02/ RW 04 Desa Gasol Kecamatan Cugeneng Kabupaten Cianjur dan memberikan penguatan psikologis terhadap orang tua dan lansia berupa konseling terapi relaksasi di Kampung Cangklek RT 01/ RW 02 Desa Sukamanah Kecamatan Cugeneng Kabupaten Cianjur. 

SATGAS 3, PELAYANAN KESEHATAN dari BKO MABES POLRI, Personel Rumah Sakit Melaksanakan kegiatan rutin Pelayanan Kesehatan di RSB Cianjur dan Tim Kesehatan menuju lokasi yang telah ditentukan oleh kepala Pengendali Operasi.

Sementara terkait logistik dan bantuan dari para donatur di tangani SUBSATGAS LOGISTIK ( BIRO LOGISTIK POLODA JABAR, BAG LOG POLRES CIANJUR, DAN SAT NARKOBA POLRES CIANJUR ) logistik dari gudang logistik Polres Cianjur ke para Bahbin dan personil polres untuk di distribusikan kepada warga masyrakat yang terdampak gempa bumi.

Selama bencana, anggota Polisi juga mendirikan dapur umum dan menyiapkan makan bagi para pengungsi yang berada di Mako Polres dan para personil polri yang melaksankan penanganab becana alam. Adapun pada pagi hari menyiapkan 600 porsi makanan, siang 700 porsi dan malam 500 porsi yang dibagikan ke korban terdampak bencana.

Dapur umum didirikan di Mapolres Cianjur, Lapangan Cariuk, SMPN 5 Cianjur, Posko IBC, Lapang Desa Selajambe, Kampung Cibakung Cijambe dan Desa Sabandar.

Adapun data korban dalam bencana itu yakni meninggal dunia 334, jumlah pengungsi 114.683, dalam pencarian 8, luka-luka 628 dan Jumlah bangunan rusak 53.251. (Hans). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *