Saluran Irigasi Cilangkap 4 Jebol, Pemdes Jatimekar Berharap Pemda Kabupaten Bandung Barat Peduli Petani

567

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Pemerintah Desa Jatimekar Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menyiapkan hampir seribu lebih karung untuk memperbaiki saluran air yang jebol saat terjadi hujan lebat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bersama warga pemerintah desa Jatimekar yang dimotori langsung kepala desa Jatimekar H. Dono Sumpena didampingi aparat desa yang lainnya, bahu membahu walau secara manual membangun kembali saluran air yang mengairi sekitar 60 hektar lahan pesawahan masyarakat tersebut dengan menggunakan karung yang diisi tanah.

Kepada awak media dutapublik.com di lokasi terjadinya longsor, H. Dono Sumpena yang akrab di panggil Abah Dono itu menerangkan, jikalau hujan yang cukup deras pada hari senin 15 agustus 2022 di wilayah Jatimekar telah mengakibatkan terjadinya  longsor di beberapa titik, di antaranya yang paling parah sepanjang 25 meter dengan ketinggian 30 meter memutuskan saluran air dan sekitar 200 kubik material beserta reruntuhan pohon menimpa sawah masyarakat.

“Kami melakukan sosialisasi dengan instansi terkait yaitu BPD, LPM, termasuk RT, RW termasuk kepala Dusun untuk istilahnya mengerahkan kepada masyarakat yang mempunyai sawah yang terjadi dengan selokan Cilangkap empat ini.”

“Alhamdulillah ada gotong royongnya, tapi tidak hanya gotong royong karena kami ada suatu program yaitu PKT, ya tepat dengan waktunya sasaranya, makanya kami diperlakukan untuk perbaikan selokan ini bagaimana caranya supaya mengalir dilanjutkan pengerukan kurang lebih satu kilo yang perlu ada pengerukan atau pengangkatan tanah karena itu akibat longsoran juga terbawa arus,” terangnya, pada Kamis (18/8).

Abah Dono juga menjelaskan kalau pembangunan tersebut hanya dengan sistem manual mengunakan karung dan pohon bambu juga pohon pinang yang dibeli dari masyarakat dan diharapkan akan tumbuh menjadi pagar hidup dan berharap pemerintah dinas terkait dari  pemerintah Bandung Barat terutama Dinas Pengairan untuk memberi support dan turun ke lapangan karena Potensi longsor masih terlihat dibutuhkan pembangunan yang maksimal untuk menjaga hal yang akan terjadi ke depannya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Cilangkap 4 desa Jatimekar Zaeduddin mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah kompak melakukan perbaikan walau secara manual dan sangat berharap kepada Dinas Pengairan terkait untuk terealisasikan pembangunan saluran air tersebut secara maksimal.

“Menurut kami sebagai ketua GP3A mengharap kepada dinas dari pengairan untuk segera merealisasikan dalam pembangunan terputusnya saluran air di Cilangkap empat ini,” pungkasnya. (Doel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *