Sate Maranggi Maniis, Makan Puas Isi Dompet Tak Terkuras

526

dutapublik.com, PURWAKARTA – Berlibur bersama keluarga di akhir pekan ke tempat – tempat wisata sambil menikmati kuliner lokal merupakan salah satu cara untuk melepaskan beban kejenuhan dan kelelahan selama sepekan bekerja.

Di samping itu, berwisata dengan segala macam kulinernya dapat dijadikan sarana  untuk lebih merekatkan tali kasih antar anggota keluarga, agar bisa saling bercengkrama penuh  canda dan tawa dalam bingkai bahagia. 

Yuli Pemilik Kuliner Sate Maranggi Maniis tengah menyiapkan menu ayam bakar

Bagi penikmat wisata kuliner menuju bendungan Cirata Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang melewati Kecamatan maniis tentu agar tidak penasaran bisa singgah di Sate Maranggi Maniis, yang berada di Jalan Raya Palumbon Kampung Cibanggala Desa Cijati Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta Jawa Barat. 

Baca Juga:  Kuliner Di RM Saung Dewi Ini Bikin Lidah Bergoyang Dan Tidak Mau Pulang

Sate maranggi maniis menyajikan menu kuliner Maranggi, ayam bakar (bakakak), sop jando sapi, seblak ala perasmanan dan rujak uleg sebagai menu penutup dan atau minuman segar. 

“Untuk menu kuliner sate Maniis tersedia Maranggi, ayam bakar (bakakak) sop jando sapi, seblak ala perasmanan dan rujak uleg, ucap Yuli pemilik kuliner sate Maniis. Minggu (4/12). 

Baca Juga:  Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina Lantik Caroll Senduk JadivKetum Hari PKB 2022

Soal harga di Sate Maranggi Maniis  cukup bersahabat dengan dompet, dengan merogoh kocek kurang dari Rp. 100.000, saja bisa mendapatkan kepuasan makan bagi para pecinta kuliner, lengkap dengan cuci mulut atau menu penutup.

“Untuk maranggi harganya Rp. 2000, per tusuk, ayam bakar/bakakak Rp. 36.000, per porsi, sop jando sapi Rp. 12.000, per porsi, rujak uleg Rp. 7.000, per porsi, juga tersedia seblak dengan berbagai varian. Khusus untuk seblak dengan cara memilih menu sendiri ala perasmanan dengan harga relatif murah, ” papar Yuli. (RS). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *