Seluruh Elemen Masyarakat Garut Desak Arteria Dahlan Dipecat Secara Tidak Hormat

558

dutapublik.com, GARUT – Buntut dari pernyataan Arteria Dahlan Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PDIP, Dewan Kesenian dan Kebudayaan Garut (DKKG) bersama Paguyuban Sunda, Paguron Silat, Padepokan dan Pelaku Seni lainnya mengadakan orasi dan aksi damai di depan Gedung Balai Paminton Jalan Ahmad Yani Garut, pada Minggu (23/1).

Aksi damai dan orasi pernyataan sikap terhadap Arteria Dahlan, digelar hampir bersamaan dengan peresmian Alun-Alun Garut oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pada saat selesai peresmian Alun-Alun Garut dan ditanya awak media terkait persoalan Arteria Dahlan, Kang Emil sapaan akrabnya menjawab, bahwa hal itu sudah berakhir.

“Arteria Dahlan sudah meminta maaf dan sebagai orang Sunda seharusnya kita mempunyai rasa keikhlasan sesuai jati diri Sunda yakni pemaaf,” terangnya.

Dalam orasi dan aksi damai tersebut, nampak beberapa Paguyuban di antaranya Asgar Buana Nusantara, Asgar Nusantara Ngahiji, Lingas yang dalam kesempatan tersebut masing-masing ketuanya menyampaikan orasi dan menampilkan kesenian Debus dan Pencak silat.

Selain orasi dan penampilan antraksi Debus dan antraksi pencak silat, DKKG beserta Ketua Paguyuban dan Pelaku Seni Sunda Garut membacakan poin-poin pernyataan sikap terhadap pernyataan yang dilontarkan Arteria Dahlan sewaktu rapat di Gedung DPR RI dan meminta pada Kejaksaan Agung bahwa kejaksaan tinggi yang berbahasa Sunda minta diganti dan dicopot jabatannya.

Inilah isi pernyataan sikap yang di bacakan Ketua DKKG H. Irwan Hendrasyah, S.E., beserta seluruh Ketua Paguyuban yang isinya: Memperhatikan pernyataan Rasis dari Arteria Dahlan yang sengaja telah memperlihatkan kesombongan dan keangkuhannya dan sangat melukai, menghina Bahasa Indung (Basa Sunda).

DKKG beserta seluruh komponen Paguyuban, Komunitas, Paguron, Padepokan dan semua unsur masyarakat Garut dengan ini menyatakan:

1. Masyarakat Kebudayaan Kabupaten Garut mendukung sikap Gubernur Jawa Barat atas sikap prilaku pidana Arteria Dahlan terhadap Suku Sunda.

2. Masyarakat Garut benar-benar terhina atas pernyataan sombong Arteria Dahlan.

3. Masyarakat Kebudayaan Garut mendesak DPP PDIP memecat Arteria Dahlan.

4. Masyarakat Kebudayaan Kabupaten Garut mendesak Majelis Kehormatan Republik Indonesia untuk memberhentikan dengan tidak hormat Arteria Dahlan dari keanggotaan DPR RI karena sudah melukai dan memporak porandakan yang kita perjuangkan sampai berdarah-darah.

5. Masyarakat Kebudayaan Garut mendesak Kapolri untuk secara tegas menegakan hukum atas sikap Rasis dan pencemaran suku bangsa Sunda yang dilakukan Arteria Dahlan dan menghukumnya seberat beratnya.

6. Masyarakat Kebudayaan Garut mendesak segenap elemen, tokoh masyarakat Sunda, Alim Ulama, Kiyai, Pimpinan Pondok Pesantren, Para Pimpinan Ormas dan segenap Pimpinan Partai Politik untuk bergandeng tangan bersama sama menyepakati calon Presiden RI Pituin Sunda.

Aksi damai dan orasi serta pertunjukan seni pencak silat dan Debus hingga menjelang sore hari berjalan lancar dan di tutup do’a bersama yang di pimpin oleh ketua DPC Asgar Buana Nusantara. (Yaman)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *