dutapublik.com, TANGGAMUS – Teka teki dibalik buku rekening Program Indonesia Pintar (PIP) alumni SMK Erlangga Kota Agung, pihak sekolah bersikukuh mempertahan kan buku rekening dengan alasan arsip sekolah , hal ini disampaikan oleh salah satu keluarga alumni SMK Erlangga yang lulus di tahun 2022 lalu.
Sebelumnya siswa Erlangga yang telah lulus tahun 2023 ini menyoal buku rekening PIP miliknya atas nama Muhammad Qiat Ayuba, kini muncul kembali dari alumni lulusan tahun 2022.
Berawal dari iseng mempertanyakan terkait buku rekening PIP miliknya yang sampai kini masih dipegang oleh pihak sekolah beberapa minggu yang lalu ia menanyakan kepada pihak sekolah via pesan singkat WatsApp masih dapat atau tidak nya iya bantuan PIP tersebut, jawaban dari pihak sekolah masih dapat senilai Rp .500 ribu.
WM paman dari alumni tersebut menceritakan perihal apa yang di sampaikan keponakannya kepada awak media dutapublik.com, pada Kamis (15/6/2023).
“Keponakan saya lulus di tahun 2022 lalu tapi ijazahnya masih ditahan oleh pihak sekolah karena masih ada biaya yang belum dilunasi. Adapun besaran biaya tersebut sekitar Rp. 1.0.50.000, (satu juta Lima puluh ribu rupiah), dan ponakan saya mendapat PIP sebesar Rp. 500 ribu, jadi tunggakannya tinggal Rp.500 ribu lagi,” jelasnya.
Kemudian, lanjut WM, Selang beberapa hari ponakan saya itu, saya suruh ke sekolahan untuk melunasi tunggakannya dan mengambil ijazahnya dan juga saya suruh mengambil buku rekening PIP nya. Tapi yang saya heran pihak SMK Erlangga ini kok masih tetap tidak mau memberikan buku rekening tersebut alasannya masih sama untuk arsip, bahkan kata ponankan saya pihak sekolah bilang nanti di foto aja buku rekeningnya atau di catat aja nomor rekeningnya.
Ditambahkan WM sepertinya ada yang di tutup-tutupi oleh pihak SMK Erlangga terkait buku rekening siswa siswi yang masih di tahan oleh pihak sekolah karena selama ini SMK Erlangga, aman – aman aja belum pernah yang mempersoalkan buku rekening PIP siswa baru kali ini masalah PIP ini mencuat.
Coba kalau gak ada yang mempersoalkan buku rekening PIP apa mungkin Kepala Sekolah SMK Erlangga Ibu Lidia mau terbuka sama wali murid karena selama ini memang tidak pernah ada keterbukaan dari pihak sekolah
“Yang jelas keponakan saya itu saya suruh ke sekolah untuk mengambil ijazahnya dan melunasi tunggakannya dan saya suruh juga untuk mengambil buku rekeningnya, tapi buku rekening PIP itu tidak dikasih oleh pihak sekolah, katanya buku rekening cukup difoto aja atau ditulis aja nomor rekeningnya, itu yang di sampaikan pihak sekolah,” pungkasnya. (Sarip).





