dutapublik.com, MOROTAI – Suparman (20) Warga Desa Daruba, Morotai, Maluku Utara yang merupakan korban pengeroyokan dan Penganiayaan didampingi Kuasa Hukumnya, Zulafiff Senen resmi melaporkan pelaku ke Polres Pulau Morotai pada Minggu 14 Juli 2024.
Zulafiff Senen mengatakan, kejadian tersebut berawa saat kliennya Suparman sedang menunggu becak motor atau biasa disebut bentor di Depan Masjid Gotalamo, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.
“Saat sedang menunggu bentor di depan Masjid Gotalamo, tiba-tiba terjadi pemukulan dari arah samping kiri, kemudian ada pukulan pertama selanjutnya di ikuti pemukulan oleh rekan-rekan pelaku lain, kemudian Suparman terjatuh sehingga mereka pelaku menendang terus menginjak kepala Suparman,” kata Zulafiff Senen dalam keterangan tertulisnya usai membuat Laporan Polisi.
Ia mengaku, para pelaku berjumlah lima orang. Zulafiff menambahkan, akibat kejadian tersebut, Kliennya mengalami kabur penglihatan pada mata sebelah kiri akibat hantaman benda tumpul.
“Yang mana akibat daripada penganiayaan dilakukan oleh lima orang kepada klien Suparman sebagai pihak korban mengalami kabur penglihatannya pada bagian mata sebelah kiri. Insya Allah, Senin 15 Juli 2024 bersama klien akan melakukan pemeriksaan intensif guna memastikan kondisi klien kami di mata kirinya ke RSUD Morotai” Ungkap Ucap Zulafiff. (Nando).



