Terbongkar! Bos PETI di Batang Natal Diduga Dibekingi Oknum Aparat

174

dutapublik.com, MADINA – Praktik Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, semakin meresahkan. Aktivitas ilegal ini tak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga diduga mendapat bekingan dari oknum aparat.

Hasil pantauan tim media di lapangan menemukan dua unit alat berat jenis ekskavator sedang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Natal, tepatnya di Desa Jambur Baru. Pengerukan tersebut dikhawatirkan akan memicu longsor, merusak ekosistem sungai, hingga berpotensi memutus akses jalan utama di kawasan Jembatan Merah Natal.

Sejumlah warga setempat yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa alat berat tersebut milik Bol Sapril, yang dikenal sebagai salah satu “bos” tambang emas ilegal di wilayah itu. Lebih mengejutkan, warga juga menyebut aktivitas PETI tersebut diduga dibekingi oleh oknum aparat Koramil Batang Natal berinisial J.

“Alat itu punya Bol Sapril. Selama ini dia aman-aman saja karena ada yang beking dari Koramil,” ujar salah satu warga kepada awak media, Kamis (17/7/2025).

Tim media telah mencoba mengonfirmasi dugaan keterlibatan oknum aparat tersebut melalui pesan WhatsApp kepada J dan juga kepada Kapolsek Batang Natal. Namun hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum memberikan tanggapan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas. Hal ini sejalan dengan surat edaran Bupati Mandailing Natal yang menegaskan penghentian seluruh aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.

“Jangan ada pembiaran. Kalau dibiarkan, kerusakan lingkungan dan bencana bisa menimpa warga. Kami minta aparat bertindak sesuai aturan,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat. (Tim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *