dutapublikcom, TOMOHON – Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk mengikuti High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Sulawesi Utara 2022. Kegiatan High Level Meeting ini bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara, Rabu (20/4).
High Level Meeting TPID Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022 diisi dengan diskusi kegiatan TPID menjelang HBKN (Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional) serta Rapat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dirangkaikan juga dengan Launching Digitalisasi RS ODSK.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw, mengatakan bahwa
kegiatan HLM TPID digabungkan dengan HLM TP2DD sangatlah relevan, di tengah upaya saat ini yaitu membangkitkan perekonomian pasca di terjang pandemi
“Guna pemulihan ekonomi di daerah dengan percepatan dan perluasan digitalisasi, dan tentunya memastikan inflasi di daerah tetap terkendali, terutama menjelang Hari-Hari Besar Keagamaan, seperti Lebaran Idul Fitri yang kesemuanya adalah untuk mendukung dan menciptakan kemajuan di daerah Bumi Nyiur Melambai,” ujar Wakil Gubernur.
Menurutnya kecenderungan-kecenderungan peningkatan inflasi kerap terjadi menjelang perayaan Idul Fitri, yang disebabkan antara lain harga komoditas yang bergejolak bahkan mengalami kenaikan.
“Untuk itu guna mengantisipasi lonjakan harga, maka saya mengharapkan seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara, dapat memperhatikan perkembangan harga dan pasokan komoditas strategis di daerah masing-masing, serta menerapkan Peta Jalan Pengendalian Inflasi sebagimana telah disusun oleh masing-masing TPID.”
Adapun beberapa sub-program yang penting untuk menjadi perhatian bersama dan dilakukan bersama menjelang periode HBKN dan Idul Fitri, yakni:
– Peningkatan stabilisasi harga dan stok bahan pokok;
– Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah;
– Fasilitasi distribusi pangan oleh Toko Tani Indonesia Center (TTIC);
– Peningkatan kualitas dan keakuratan data
harga dan pasokan; serta
– Menjaga ekspektasi masyarakat melalui komunikasi rutin dan terpercaya.
Dengan Peta Jalan (Road Map) yang disahkan, kiranya dapat diketahui dan dipahami oleh seluruh OPD dan RKUD yang berada di SK Struktur Organisasi Anggota TP2DD, untuk kemudian diimplementasikan agar terwujud elektronifikasi transaksi Pemda sesuai dengan timeline 2022-2025.
Acara ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) Arbonas Hutabarat, Bupati/Walikota se-Provinsi Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota se-Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulut serta undangan lainnya.(EffendyV.Iskandar)




