dutapublik.com, KARAWANG – Program pembangunan Bronjong di bantaran sungai Ciherang yang berlokasi di Dusun Kertajaya Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, merupakan program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yang pengerjaannya dilakukan oleh CV Mudya Nusantara memang belum sepenuhnya menyentuh seluruh areal bantaran sungai Ciherang dan baru menggarap area yang benar-benar dianggap sangat rawan dari ancaman bahaya longsor.
Namun, dampak dari pembangunan Bronjong tersebut sudah mampu mengurangi ancaman bahaya longsor terhadap pemukiman warga yang berada di bantaran sungai. Kini, warga yang wilayahnya sudah di bangun Bronjong, sedikit banyak bisa bernafas lega dan tidak dihantui perasaan khawatir akan ancaman bahaya longsor.
Mengingat, sangat pentingnya pembangunan Bronjong bagi warga yang pemukimannya berada di sepanjang bantaran sungai Ciherang, kini banyak warga dan elemen pemuda dari Karang Taruna Genta Remaja Desa Balonggandu menyuarakan harapannya agar program pembangunan Bronjong oleh pihak BBWS di bantaran sungai Ciherang bisa berkelanjutan.

Keterangan Gambar 2: Warga Yang Rumahnya Terancam Longsor
Harapan dan keinginan ini ditengarai oleh munculnya beberapa titik baru ancaman bahaya longsor yang mengancam pemukiman warga di sepanjang bantaran sungai Ciherang akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi pada bulan Februari-Maret lalu.
Nana (56), salah seorang warga RT 03 RW 04 Dusun Kertajaya yang rumahnya berada di tepi bantaran sungai Ciherang saat ditemui awak media dutapublik.com mengatakan, bahwa dirinya bersama warga lain yang area di sekitar pemukimannya belum tersentuh pembangunan Bronjong, berharap agar pihak BBWS melanjutkan program pembangunan Bronjong ke lokasi lainnya yang mulai terancam bahaya longsor.
“Pembangunan Bronjong di bantaran sungai Ciherang oleh pihak BBWS, bagi saya dan warga lainnya sangatlah penting dan bermanfaat. Karena, dengan adanya Bronjong, maka potensi bahaya longsor bisa dikurangi. Untuk itu, kami berharap pihak BBWS melanjutkan program tersebut,” harapnya.
Sementara itu, Asep Hermawan, alias Ate (27), salah seorang pentolan pengurus Karang Taruna Genta Remaja Desa Balonggandu, turut menyuarakan harapan warga tersebut. Bahkan dengan tegas Asep mengatakan, bahwa seluruh jajaran pengurus Karang Taruna Genta Remaja siap mendukung pembangunan yang sifatnya untuk kemaslahatan warga termasuk di antaranya pembangunan Bronjong di bantaran sungai Ciherang.

Keterangan Gambar 3: Tebing Yang Longsor Berjarak Kurang Dari 2 Meter Dari Rumah Warga
“Kami, dari jajaran Karang Taruna Genta Remaja berkewajiban sepenuhnya menyuarakan keinginan dan harapan warga terhadap pembangunan Bronjong di bantaran sungai Ciherang. Dan kami telah berkomitmen akan selalu siap mendukung pembangunan yang sifatnya untuk kemaslahatan warga,” tegasnya, yang diamini oleh rekan-rekannya.
Lebih jauh Asep mengatakan, bahwa komitmen Karang Taruna Genta Remaja ini bukan tanpa alasan, sebagai putra asli Desa Balonggandu, maka sudah merupakan sebuah kewajiban bagi seluruh anggota Karang Taruna untuk turut serta mengawal dan mendukung setiap program pembangunan di wilayahnya.
“Sebagai putra asli Desa Balonggandu, kami dari jajaran pengurus Karang Taruna Genta Remaja akan senantiasa siap mengawal dan mendukung pembangunan di wilayah kami,” pungkasnya. (Endang Andi)




