Warga Desa Kedawung Apresiasi Proyek Drainase Dinas PUPR Kabupaten Karawang

482

dutapublik.com, KARAWANG – Musim penghujan saat ini sedang berlangsung. Untuk antispasi lancarnya air hujan agar tidak membanjiri pemukiman warga, Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Jawa Barat, gencar melaksanakan pembenahan pemukiman warga, salah satunya dengan membenahi saluran irigasi di lingkungan warga.

Adalah Desa Kedawung Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang menjadi titik pelaksanaan rehabilitasi saluran drainase lingkungan – pembangunan drainase (banjir), tepatnya di Dusun Lampean 2, yang berasal dari APBD 1 Provinsi Jawa Barat.

Terpantau, pembangunan proyek drainase tersebut menggunakan U ditch Beton dan Cover Beton.

Dengan adanya pembangunan drainase tersebut, Endang Tirtana, selaku Ketua RW. 002, mengucapkan terima kasihnya kepada Dinas PUPR dan pelaksana pekerjaan.

Keterangan Gambar 2: Proyek Rehabilitasi Saluran Drainase Lingkungan – Pembangunan Drainase (Banjir) Dinas PUPR Kabupaten Karawang

“Saya mewakili warga desa khususnya di lingkungan RW. 002, sangat berterima kasih karena dengan adanya pembangunan drainase ini akan meminimalisir risiko banjir ketika musim hujan karena saluran airnya akan lancar ke pembuangan. Kalau melihat dari fisik pekerjaannya, saya merasa puas. Adapun untuk tutup (Cover_red) yang rusak atau patah, kata mandornya akan segera diperbaiki,” ujarnya kepada media dutapublik.com, pada Jum’at (28/10).

Sementara, Suryana, selaku mandor dari pelaksanaan pekerjaan tersebut menuturkan, bahwa pekerjaan drainase saat ini sedang berlangsung dan belum selesai.

“Iya Pak untuk saat ini proyek masih dikerjakan dan belum finishing. Cover yang rusak atau material proyek lain yang rusak pasti akan diganti, karena ini kan sedang berlangsung pekerjaannya. Jadi para pekerja kami semuanya ada di lokasi pekerjaan, sedang melakukan proses galian untuk mengejar galian dulu, berikutnya pemasangan U-Dith Dan Cover sekalian mengganti yang rusak,” tuturnya, saat ditemui di lokasi pekerjaan.

Di tempat terpisah, pihak CV. Bukit Sentosa, saat dimintai keterangan menegaskan, bahwa untuk material yang rusak pasti diganti dengan yang baru.

“Pasti diganti lah. Ini kan pekerjaan belum mencapai finishing. Nanti bisa dilihat dan dipastikan setelah pekerjaan selesai tidak ada material rusak yang kami gunakan. Ini kan untuk kepentingan masyarakat banyak, mana mungkin kami akan memberikan pekerjaan yang dianggap tidak bagus,” tegasnya, melalui sambungan telpon seluler. (Nendi Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *