2 Bocah Ditemukan Meninggal Dunia Di Aliran Sungai Batang Gadis Panyabungan Madina

342

dutapublik.com, MANDAILING NATAL –  Dua bocah ditemukan sudah meninggal dunia di aliran bendungan Sungai Batang Gadis depan Mesjid Nur Ala Nur Panyabungan. (01/06).

Informasi yang diperoleh awalnya bocah berjumlah tiga orang, Wardah dan Naslah kakak beradik dan temannya Wardiah sedang bermain dan mandi di pinggiran sungai batang gadis, namun tiba-tiba dua orang dari mereka tertarik pusaran air yang cukup deras, begitu melihat Naslah dan Wardiah tertarik pusaran air, Wardah menarik adiknya Naslah bermaksud hendak menyelamatkan keduanya, namun Nahas, Wardah ikut tertarik arus air di saat menyelamatkan adiknya yang akhirnya Wardah menghilang dipusaran air bersama Wardiah sedangkan Naslah selamat.

Peristiwa itu terjadi pada siang hari ini Kamis (01/06) pada pukul 10.30 WIB di bendungan Sungai Batang Gadis depan Mesjid Agung Nur Ala Nur parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal.

Setelah mendapatkan info dari warga, Tim BPBD Madina, Basarnas, TNI, Kepolisian langsung turun ke lokasi hilangnya kedua bocah di aliran bendungan sungai batang gadis guna melakukan pencarian.

Dalam waktu 45 menit 1 orang korban bernama wardah ditemukan oleh Tim yang dibantu masyarakat setempat dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Pencarian kembali dilanjutkan dengan trik buka tutup bendungan yang akhirnya selang satu jam kemudian setelah wardah ditemukan tim Pencarian menemukan Wardiah dengan cara melakukan penyelaman kedasar sungai dan berhasil membawa Wardiah ke atas dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Kepala BPBD Mandailing Natal Muksin Nasution mengatakan, korban atas nama Wardah dan Wardiah di temukan di bendungan batang gadis aek godang dengan Kondisi sudah meninggal dunia, sementara Naslah adik korban selamat.

”warga dan tim Basarnas serta BPBD, TNI dan Kepolisian sudah menemukan kedua korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dan keduanya sudah dibawa ke RSU Panyabungan,” kata Mukhsin.

Ali tetangga korban mengatakan, korban yang meninggal dunia atas nama Wardah awalnya ingin menyelamatkan adiknya bernama Naslah dan temannya Wardiyah yang terbawa arus sungai, namun naas, korban ikut terbawa arus sungai.

“Saat ditemukan di bendungan batang gadis kondisinya sudah meninggal dunia, sementara adiknya Naslah selamat.” pungkas Ali.(S.N).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *