87 Tahun GMIM Bersinode

530

dutapublik.com, TOMOHON – Ibadah syukur perayaan Hari Ulang Tahun ke-87 GMIM Bersinode dilaksanakan di ABI (Auditorium Bukit Inspirasi) Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, pada amis (30/9) dipimpin Ketua BPMS (Badan Pekerja Majelis Sinode) GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dan diikuti secara virtual oleh Jemaat.

Dalam khotbahnya menyatakan, bahwa GMIM adalah Gereja yang besar, Gereja yang sehat dan Gereja yang betul-betul bergantung dari tuntunan dan Kuasa Roh Kudus.

“Sebagai Jemaat, mari kita tingkatkan kualitas pelayanan, karena kita dipanggil untuk melayani Tuhan dan melayani Jemaat kepunyaan-Nya. Demikian juga dengan amanat Tuhan tentunya harus dilaksanakan dengan baik, ketika kita melakukan perintah-Nya, Tuhan akan membalas Berkat buat kita sebagai umat-Nya,” tutur Pdt. Arina.

Sementara, Wali Kota Tomohon Caroll JA Senduk, S.H., selaku unsur panitia dalam perayaan tersebut mengatakan, momentum suka cita Hari Ulang Tahun ke-87 GMIM Bersinode menjadi semakin bermakna ketika dirayakan bersama-sama walaupun di tengah pandemi COVID-19.

“Sebagai Pemerintah Kota Tomohon, selaku tuan rumah pelaksanaan syukur Hari Ulang Tahun ke-87 GMIM Bersinode ini, bahkan daerah tempat di mana kantor pusat Sinode GMIM berdiri, menyambut dengan penuh suka cita iman akan kehadiran semua yang hadir dalam perayaan saat ini.”

Keterangan Gambar 2 : Gubernur Sulut Olly Dondokambey Saat Sambutan

“Kami percaya bahwa kehadiran kita semua saat ini merupakan bagian dari rencana Tuhan yang diwujudkan dalam suka cita bersama memperingati Hari Ulang tahun ke-87 GMIM Bersinode,” ucap Senduk yang pada kesempatan itu didampingi Wakil Wali Kota Wenny Lumentut, S.E.

Sebelumnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey, S.E., yang didampingi Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw dalam sambutannya menyampaikan selamat atas perayaan HUT ke-87 GMIM Bersinode.

“Kiranya perayaan syukur ini akan semakin memperkuat komitmen persatuan kesetiaan dan ketaatan segenap komponen dan seluruh warga GMIM di dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.”

“Kiranya perayaan saat ini akan berdampak langsung pada kebersamaan dan penguatan kinerja pelayanan segenap komponen Jemaat GMIM ke depan, dalam melaksanakan panggilan untuk bersaksi, bersekutu dan melayani bagi dunia serta berperan dalam pembangunan bangsa dan daerah,” terangnya.

Menurutnya, momen kebersamaan tersebut akan terus mendasari langkah bersama dalam membangun bangsa dan daerah, menopang dan mengakselerasi setiap sektor strategis serta memulihkan kondisi dari pandemi.

Keterangan Gambar 3 : Momen Poto Bersama Usai Ibadah Syukur 87 Tahun GMIM Bersinode

“Melalui kebersamaan ini, saya optimis kehidupan kita akan terus semakin membaik begitu juga kondisi di lingkungan kita dengan kebersamaan saya optimis bisa kita bergerak lebih cepat untuk menampilkan kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan.”

“Mari terus bersama-sama lakukan apa yang menjadi upaya pengendalian pandemi COVID-19. Mari kita semua tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 5 M,” tandasnya.

Adapun Perayaan tersebut ditandai dengan pemasangan lilin ulang tahun, selanjutnya dilaksanakan pelantikan panitia penyelenggara Sidang Majelis Sinode ke-81 tahun 2022 dan Tim kerja Renstra GMIM 2022-2027, serta pengutusan Tenaga Utusan Gereja.

Usai ibadah syukur, dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman pengelolaan keuangan lembaga keagamaan antara Bank Sulutgo dan Sinode GMIM.

Turut Hadir para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Sulawesi Utara, Majelis Pertimbangan Sinode GMIM, Ketua Wilayah se GMIM, para Tokoh Agama dan Masyarakat. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *