PMI Ilegal Asal Karawang Kembali Jadi Korban Sponsor Beje, Kini Terbaring Koma Di Saudi Arabia

602

dutapublik.com, KARAWANG – Kabar duka menimpa salah satu pejuang devisa atau Pekerja Migran Indonesia (PMI). Diketahui pahlawan tersebut kini alami sakit hingga koma di salah satu RS yang berada di negara tempatan Arab Saudi.

Adalah Linda wanita kelahiran Karawang Jawa Barat yang diduga diberangkatkan secara unprosedural oleh salah satu pemroses atau sebutan umumnya yaitu sponsor.

Keluarga korban menceritakan kisah pilu yang dialami Linda sebagai PMI ilegal tersebut. Haerudin selaku kakak kandung korban PMI ilegal tersebut menceritakan kejadian yang saat ini dialami oleh sang adik yang terbaring koma di rumah sakit. “Ya pak saya kakak kandung dari Linda. Saya mendapatkan kabar dari temannya bahwa adik saya saat ini lagi koma disana,” ujar Haerudin, Sabtu (4/5/2024).

Lanjut Haerudin, kronologisnya bahwa adiknya diproses oleh salah satu sponsor yang bernama Bapak Beje.

“Nama sponsornya hasil dapat info dari temannya Linda itu Pak Beje yang berangkatin adik saya. Selanjutnya saya gak tau apa-apa. Malah yang saya dapatkan saat ini adik saya alami koma, tolong bantu adik saya pak saya tidak tega melihat adik saya terbaring di rumah sakit,” ungkapnya penuh rasa kesedihan.

Di waktu yang berbeda tim awak media dutapublik mengkonfirmasi Beje sponsor yang diduga memberangkatkan Linda secara unprosedural. Dalam keterangannya ia mengakui ikut serta memproses Linda secara unprosedural/ilegal.

“Terkait masalah Linda saya hanya menjembatani saja. Yang proses itu Pak Haji Umar. Jadi saya tidak tau pak. Yang proses hanya Haji Umar pemroses tunggal,” jelasnya.

Tak hanya itu tim awak media berupaya mencari informasi lebih dalam lagi yang berkaitan dengan pekerja migran ilegal tersebut dengan mengkonfirmasi Umar selaku tangan terakhir yang memproses secara ilegal.

Namun sangat disayangkan saat dikonfirmasi via WhatsApp belum juga memberikan jawaban karena WhatsApp Umar tidak aktif hingga berita ini dipublikasikan. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *