BPBD Kabupaten Karawang Terjunkan Satgas Ke Lokasi Banjir Desa Karangligar

727

dutapublik.com, KARAWANG – Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang H. Yasin Nasrudin mengungkapkan, telah menurunkan Satuan Petugas (Satgas) ke lokasi banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Dikatakannya, selain Petugas yang sudah disiagakan di lokasi banjir, sejumlah perahu karet pun telah disiapkan untuk mengevakuasi warga.

“Yah kemarin kita telah terjunkan satgas dan perahu karet untuk segera mengevakuasi warga yang terdampak banjir,” ungkap Yasin yang dihubungi melalui sambungan telpon selularnya, pada Kamis (27/05/2021).

Menurut Yasin, banjir yang mengakibatkan ratusan rumah warga di tiga desa di Kecamatan Telukjambe Barat terendam ini, akibat meluapnya sungai Citarum dan Cibeet.

Baca Juga:  Banjir Rob Setinggi 60 Cm Rendam Puluhan Rumah Warga Kelurahan Pasar Madang

“Memang banjir kali ini akibat meluapnya sungai Cibeet, namun hanya beberapa rumah warga saja. Tetapi kita tetap mengimbau, agar warga tetap waspada khawatir curah hujan masih tinggi,” Kata Yasin.

Adapun terkait berapa jumlah rumah warga yang terdampak banjir, BPBD belum bisa memastikan total keseluruhan pemukiman warga yang terdampak. Karena menurutnya, masih menunggu hasil laporan para Petugas dan dari pihak Desa maupun Kecamatan.

”Untuk jumlah rumah warga yang terendam banjir, kita tunggu hasil laporan Petugas di lapangan. Nanti kita informasikan kembali, mudah-mudahan banjir cepat surut,” ujarnya.

Baca Juga:  Dinding Rumah Roboh, Nenek Enday Harapkan Perhatian Pemerintah

Selain itu, Yasin sebelumnya telah memprediksi akhir bulan Mei ini merupakan fase memasuki musim pancaroba. Musim yang dimana diantaranya musim penghujan akan berlalu dan musim kemarau akan tiba.

“Padahal minggu ke 4 di bulan Mei ini sudah memasuki musim-musim kemarau, tentunya selain tetap mengimbau di saat curah hujan masih tinggi, langkah-langkah sejumlah persiapan di musim kemarau juga, akan kita persiapkan diantaranya seperti kebutuhan air bersih,” pungkasnya. (radi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *