dutapublik.com, TANGGAMUS – Banjir rob merendam puluhan rumah warga di Kampumg Nelayan, Dusun Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, dengan ketinggian air mencapai 60 cm sejak Sabtu (6/11) malam. Air rob nampak masih menggenangi pemukiman kampung nelayan hingga Minggu pagi (7/11).
Dede Chandra, Lurah Pasar Madang menjelaskan bahwa air laut mulai pasang setelah salat Magrib, dan puncaknya pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB, air sudah merendam pemukiman.
“Pemukiman warga yang terendam banjir rob ada di tiga RT yani RT 10, RT 14 dan juga RT 16 dan diperkirakan sekitar 40-an rumah terdampak banjir, adapun ketinggian air sendiri saat malam mencapai 60 cm pada Minggu pagi air sudah mulai surut,” terang Dede.
Lanjut, Dede, dari ketiga RT terdampak, yang paling parah terjadi di RT 16, ada 10 rumah mengalami kerusakan, adapun rinciannya Tiga rusak sedang dan Tujuh rumah rusak ringan dan ada lima Kepala keluarga di RT 16 mengungsi di rumah kerabat.
Tambah Dede diakuinya bahwa untuk bantuan saat ini memang belum turun, namun kerusakan akibat Rob sudah didata dan masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan ditingkat atas.”Sudah kami laporkan, saat ini kita tinggal menunggu turunnya bantuan,” jelasnya.
Masih kata Dede bahwa berdasarkan keterangan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang Lampung, penyebab air pasang dikarenakan adanya fenomena fase bulan baru (purnama) yang mempengaruhi pertambahan tinggi pasang air laut.
Ia juga menghimbau pada warga pesisir pantai khususnya yang berada di Dusun Kapuran agar waspada sebab Rob diprediksi berlangsung sekitar lima hari.(Sarip)





