Beredar Data Dugaan Korupsi Di Sudin SDA Jakarta Selatan, Kerugian Negara 4 Miliar Lebih

674

dutapublik.com, JAKARTA – Beredar data Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo diduga melakukan korupsi terkait dengan Pengadaan Material Alam pada tahun 2022. Proyek Pengadaan tersebut diduga dimenangkan oleh PT Total Alam Semesta dengan nilai kontrak 8 Miliar.

Dalam data yang beredar tersebut, PT Total Alam Semesta sebagai pemenang tender diduga berhenti memenuhi kewajibannya sebagai penyedia barang kebutuhan Sudin SDA Jakarta Selatan sejak akhir bulan September 2022 sehingga menimbulkan kerugian negara.

Namun anehnya, meski PT Total Alam Semesta tidak memenuhi kewajibannya untuk menyediakan material alam, Sudin SDA Jakarta Selatan tidak memutuskan kontrak terhadap pemenang tender tersebut.

Berhentinya pengiriman material alam milik Sudin SDA tersebut lantaran Perusahaan pemegang tender itu diduga tidak memiliki niat baik untuk memenuhi kewajibannya. Namun, Santo justru diduga merekomendasikan kepada Bank DKI untuk memberikan pinjaman kepada PT Total Alam Semesta senilai 2 miliar.

Atas rekomendasi dari Kasudin SDA Jakarta Selatan tersebut, Bank DKI Cabang Walikota Jakarta Selatan diduga memberikan pinjaman terhadap PT Total Alam Sejahtera. Setelah pinjaman tersebut dicairkan, pemenang proyek itu diduga justru tidak menyelesaikan tugasnya.

Dalam beberapa bukti screenshot percakapan Whatsapp yang beredar, salah seorang oknum Pejabat Sudin SDA Jakarta Selatan yang tidak diketahui namanya pada tanggal 9 Januari 2023 menyebutkan, volume pekerjaan tidak juga dipenuhi oleh pelaksana dan masih terpaut jauh sekitar 15 % pengerjaan setelah di addendum secara brutal sebesar 25%.

Selain itu, beredar juga screenshot percakapan salah satu pejabat Sudin SDA Jakarta Selatan yang menagih pengiriman barang material alam ke gudang Jl. Aup No.6, RT.4/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan.

“Malam pak bos untuk besok apakah ada info material alam masuk di gudang rawa minyak?,” ucap salah satu pejabat yang tidak diketahui namanya tersebut.

Dalam screenshot yang beredar itu, pejabat tersebut mengaku pusing lantaran proyek pengadaan material alam milik Sudin SDA Jaksel tersebut tidak kunjung diselesaikan oleh pihak PT Total Alam Semesta.

Tidak hanya itu, ada juga bukti percakapan Kasi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan, Paulus Junjung yang menyebutkan bahwa pada tanggal 30 Desember 2022, barang yang masuk hanya 8 mobil saja.

“Barang masuk, Hari Jumat, Tanggal 30 Desember 2022, batu belah 23, 97 m², P= 600, T=170, L=255. Malam ini cuman ada 8 mobil saja Bang,” ucap Jujung.

Adapun dugaan kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Kasudin SDA Jakarta Selatan secara bersama – sama dengan Penyedia Barang yaitu PT Total Alam Semesta mencapai Rp. 4.322.000.000.

Pekerjaan Pengadaan Bahan Material Alam oleh PT Total Alam Semesta menurut kontraknya bernilai 8 berakhir pada tanggal 15 Desember 2022. Namun volume pekerjaan hanya mencapai 40%, dan diduga Santo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen diduga merekayasa data administrasi Pekerjaan hingga addendum kontrak pada tanggal 20 Desember 2022.

Sementara itu, Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo yang sudah berulang kali dikonfirmasi terkait data tersebut belum juga memberikan klarifikasi. Sejak 7 Agustus 2024, media dutapublik.com sudah berusaha meminta klarifikasi secara langsung mendatangi kantornya mau pun dikonfirmasi melalui aplikasi whatsapp hingga berita ini dimuat, tidak memberikan keterangan. (Nando)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *