Launching Program Gardu Kasir KKP RI, HNSI Tanggamus Dan UPP Klas III Kota Agung Sambut Positif

228

dutapublik.com, TANGGAMUS – Peluncuran Program Gerakan Terpadu Kampung Pesisir (Gardu Kasir) penyerahan bantuan sarana prasarana nelayan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanggamus bertempat di Pekon Way Nipah Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada Rabu (4/9/2024).

Hadir pada kegiatan itu , Dirjen Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia (DTKKPRI) Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Lampung,  Suaidi Pj Sekda Tanggamus, Kepala Unit Pengelola Pelabuhan (KUPP) Kelas III Kota Agung, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)  Tanggamus, Forkopimda, Unsur Maritim, Kepala OPD, serta 9 Camat yang berada di kawasan pesisir pantai, tokoh masyarakat, adat, pemuda dan para nelayan serta tamu undangan.

Program Terpadu Kampung Pesisir (PTKP) yang diluncurkan oleh Pemerintah disambut baik oleh Mastang selaku Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tanggamus.

Ia mengatakan program Gardu Kasir ini adalah program yang sudah berjalan di Pekon Way Nipah kecamatan Pematang Sawa dan dapat diterapkan di seluruh wilayah pesisir yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Kemudian Program Terpadu Kampung Pesisir (PTKP) ia selaku Ketua HNSI Kabupaten Tanggamus bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanggamus mengupayakan program ini dapat diterapkan juga di Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung Pusat.

“Saya berharap kedepan Program Terpadu Kampung Pesisir (PTKP) ini dapat berjalan dan berkembang di Kabupaten Tanggamus, tak hanya di Pekon Way Nipah dan Pasar Madang aja, kita akan upayakan Program ini bisa berkembang khususnya di Pekon Pekon Pesisir yang ada di Kabupaten Tanggamus, selaku Ketua HNSI Tanggamus saya akan upayakan agar kedepan nelayan Tanggamus lebih sejahtera,” pungkasnya.

Di tempat yang sama,  Kepala Unit Pengelola Pelabuhan (KUPP) kelas III Kota Agung, Capt Mu’min mengatakan Bantuan Kapal Tangkapan Ikan dibawah 7GT lengkap berikut jaring penangkap ikan ini disertai Surat Pengukuran dan diberikan E-Pass kecil, dengan lengkapnya Izin operasional kapal tangkapan nelayan ini dapat digunakan sebagai anggunan di bank bagi para nelayan,  sehingga nelayan bisa mendapatkan modal yang dapat mengoptimalkan operasional dalam penangkapan ikan oleh nelayan, yang ada di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas DKP Tanggamus, Darma Setiawan, mengungkapkan, bantuan yang disalurkan berupa kapal fiber lengkap dengan mesin, serta berbagai peralatan tangkap, termasuk jaring, gillnet, pancing untang, dan mesin ketinting.

“Kami juga mengingatkan nelayan untuk menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah, terutama plastik dan bekas minuman, ke laut. Ini penting untuk menjaga agar habitat laut tetap sehat dan ikan bisa berkembang biak dengan baik,” ujar Darma Setiawan.

Peluncuran Program Gardu Kasir ini menjadi langkah awal dalam gerakan pembangunan pesisir di Tanggamus, dengan harapan nelayan penerima bantuan dapat memberikan dampak positif bagi wilayah pesisir yang lebih luas khususnya di kawasan pesisir Tanggamus.

Masih kata Kadis, bantuan ini diharapkan dapat memotivasi nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapannya, bahkan bisa lebih dari sekadar meningkatkan produksi perikanan, penerima bantuan juga diharapkan menjadi pelopor keberlanjutan dalam penangkapan ikan.

“Dan yang tak kalah pentingnya kami menghimbau pada nelayan di Kabupaten Tanggamus menangkap ikan dengan cara yang benar, tanpa menggunakan alat tangkap yang dilarang seperti bom ikan, yang dapat merusak habitat laut.”

“Harapan kami pada nelayan yang menerima bantuan, ini bisa menjadi nelayan percontohan bagi yang lain, dengan hasil tangkapan yang lebih baik dan dapat memberikan kesejahteraan bagi keluarganya,” tutupnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *