Kadis Dr Olviane Imelda Rattu Jelaskan Fungsi Aplikasi SIGULNER Ke Masyarakat

308

dutapublik.com, MINAHASA – Dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa
, Dr Olviane Imelda Rattu, M.Si bersama jajaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi SIGULNER Sebagai Upaya Dalam Membangun derajat kesehatan ditengah masyarakat kecamatan Tompaso.

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai desa Sendangan kecamatan Tompaso kab.Minahasa Jumat, (18/10/2024) siang dan diikuti para Hukum tua, Perangkat desa, Dan masyarakat yang hadir.

Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi ‘SIGULNER’ ini, Sebagai Upaya Dalam Membangun derajat kesehatan masyarakat 10 desa yang ada dikecamatan Tompaso.

Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Dr Olviane Imelda Rattu, M.Si, Camat Tompaso Stenly D.Umboh, SSTP MAP, dan Kepala Puskesmas Dokter Neidy Felix Mamesah dan jajaran.

Diketahui sekilas bahwa Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) periode Januari hingga Juni ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Dikatakan Kadis Kesehatan Kabupaten Minahasa, dr. Olviane Rattu M.Si, kami dari Dinas kesehatan kabupaten Minahasa telah membuat terobosan melalui aplikasi strategi penanggulangan demam berdarah (Sigulmer).

Dimana fungsi Aplikasi SIGULNER bisa dimanfaatkan masyarakat dalam hal pelaporan dan pengaduan terkait apa penyakit demam berdarah (DBD) yang harus segera ditindaklanjuti kedinas maupun Puskesmas terdekat.

Masyarakat melalui aplikasi ini dapat melaporkan tentang adanya keluhan atau indikasi DBD yang notabene laporan ini bukan hanya langsung ke puskesmas, atau pun ke petugas dan kader, tetapi melalui QR yang akan terinformasi langsung di Dinas Kesehatan Minahasa .

Sebelumnya pada satu kesempatan dirinya menyampaikan melihat data pada tahun 2021 didapati jumlah kasus DBD yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti 134 kasus, tahun 2023 terdapat 206 kasus, dan Bulan Juni 2024 ditemui 330 kasus dibeberapa wilayah dikabupaten Minahasa.

“Melalui aplikasi Sigulmer ini, berharap dapat bermanfaat bagi masyarakat. lanjut dia, form digital Sigulmer untuk mendekatkan pelaporan, inisiasi / inisiatif dari masyarakat kepada pelayanan kesehatan.” Jelasnya menambahkan Aplikasi Sigulmer ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk melaporkan kasus demam berdarah secara cepat dan riil time.

Sementara itu Dr Olviane memberikan apresiasi kepada Dokter Neidy Felix Mamesah sebagai Kepala Puskesmas Tompaso, yang dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kepada Pemerintah kecamatan pak Camat Stenly D.Umboh sehingga Puskesmas Tompaso boleh memberikan pelayanan terbaik KeMasyarakat sehingga Puskesmas Tompaso berbangga dari Status Akreditasi Madya bisa lulus dengan Sertifikat Akreditasi Paripurna, dan ini suatu hal yang luar biasa. (Effendy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *