dutapublik.com, LANGOWAN, MINAHASA – Masyarakat di Langowan Raya, Kabupaten Minahasa, dalam beberapa hari terakhir digemparkan oleh suara dentuman dahsyat yang menyerupai ledakan bom. Fenomena ini menimbulkan kegelisahan di kalangan warga, yang bertanya-tanya mengenai asal muasal suara tersebut.
Keluhan terutama datang dari para petani di wilayah perkebunan Kelelondey, Langowan Barat, yang merasa terganggu karena lokasi dentuman berada di area perkebunan mereka.
Camat Langowan Barat, Sisca Maseo, melalui media sosialnya mengumumkan bahwa dentuman yang menggema di Langowan Raya merupakan bagian dari proses pemusnahan granat yang telah kadaluarsa.
Rupanya, pemusnahan tersebut dilaksanakan oleh prajurit TNI dari Kodam XIII/Merdeka. Menurut penuturan Camat Sisca, lokasi tempat peledakan granat dahulunya merupakan area latihan militer.
“Granat tersebut masih aktif, tetapi telah melewati masa laik guna. Saat ini, proses pemusnahannya tengah berlangsung. Informasi ini kami peroleh dari Danramil Langowan,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pemberitahuan resmi dari pihak TNI telah disampaikan kepada pemerintah desa setempat.
Sebagaimana diketahui, perkebunan Kelelondey selama ini kerap digunakan sebagai lokasi latihan militer oleh Kodam XIII/Merdeka. (Effendy)


