Camat Batang Angkola Diduga Selewengkan Anggaran Rutin Kantor Kecamatan

316

dutapublik.com, TAPANULI SELATAN – Camat Batang Angkola, Nursia Siregar, S.Ag., diduga telah menyelewengkan anggaran rutin kecamatan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 dan 2024.

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), sejumlah anggaran yang diduga diselewengkan tercantum dalam beberapa kegiatan, antara lain:

Pembinaan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional dalam rangka memantapkan pengamalan Pancasila, pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pelestarian Bhinneka Tunggal Ika, serta pemertahanan dan pemeliharaan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan nilai anggaran sebesar Rp107.467.800.

Kegiatan pembinaan kerukunan antar suku, intra suku, umat beragama, ras, dan golongan lainnya untuk mewujudkan stabilitas keamanan lokal, regional, dan nasional sebesar Rp290.148.800.

Pemberdayaan masyarakat kelurahan dengan nilai masing-masing sebesar Rp306.790.100 dan Rp305.564.100.

Evaluasi kelurahan dengan alokasi dana Rp49.124.700.

Aktivis antikorupsi, Elvan Efendi, kepada wartawan pada Sabtu (19/5/2025), mengungkapkan bahwa kegiatan rutin yang ditampung dalam APBD setiap tahunnya tersebut diduga tidak sepenuhnya dilaksanakan sesuai kenyataan. Ia juga menyebut bahwa program serupa sudah tercakup dalam anggaran Dana Desa maupun Kesbangpol Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Diduga kuat anggaran rutin tersebut diselewengkan melalui rekayasa laporan pertanggungjawaban,” ujar Elvan.

Ia menambahkan, setelah melakukan penelusuran terhadap anggaran Kantor Kecamatan Batang Angkola dalam dua tahun terakhir, pihaknya menemukan adanya lonjakan signifikan pada kegiatan sosialisasi. Upaya klarifikasi telah dilakukan, namun hingga kini belum diperoleh jawaban dari pihak kecamatan.

“Sudah kami coba klarifikasi, tetapi belum ada respon dari Camat Batang Angkola,” imbuhnya.

Sementara itu, saat wartawan mendatangi kantor Camat Batang Angkola beberapa hari lalu, Nursia Siregar tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *