dutapublik.com, SUMEDANG –Menanggapi pemberitaan di beberapa media online yang menyebutkan adanya dugaan masalah terkait dana BPMU dan PIP di SMAN Tomo, pihak sekolah melalui Humas menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai fakta.
Dalam klarifikasinya kepada tim investigasi GAWARIS yang dipimpin oleh Ketua Umum Asep Suherman, SH., pada Kamis (7/8/2025), Humas SMAN Tomo menjelaskan bahwa permasalahan yang sebelumnya disinggung telah selesai secara internal, baik dengan pihak Dinas Pendidikan maupun wali murid. Bahkan, telah dibuatkan berita acara resmi yang disimpan oleh pihak sekolah.
“SMAN Tomo tidak menerima dana BPMU. Sebagai sekolah negeri, kami mendapatkan Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD), yang dialokasikan untuk kebutuhan guru dan tenaga kependidikan non-PNS, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta langganan listrik dan air,” ujar Humas SMAN Tomo.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) kepada peserta didik di SMAN Tomo telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada pemotongan dana dalam proses pencairannya.
Asep Suherman, SH., selaku Ketua Umum GAWARIS, mengimbau kepada media agar dalam menyusun sebuah pemberitaan dilakukan penelusuran dan konfirmasi terlebih dahulu agar informasi yang disampaikan bersifat akurat, faktual, dan berimbang. (Asep Suherman)





