dutapublik.com, MADINA – Anggota Unit Intel Kodim 0212/Tapsel kembali melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa seorang pria diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu berhasil diamankan di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina, pada Rabu (19/11/2025).
Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial EET, 39 tahun, warga Kelurahan Pasar Baru, beserta sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 8,44 gram, satu pak plastik klip kosong, tiga unit telepon genggam, 40 buah kaca pirek, uang tunai Rp349.000,-, satu dompet, satu gunting, satu pisau, serta satu tas pinggang berwarna hitam.
Dandim 0212/Tapsel, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., membenarkan adanya penangkapan tersebut dan menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dengan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut, serta komitmen TNI dalam perang terhadap narkoba.
“Sebelumnya, anggota Unit Intel menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkoba yang meresahkan. Laporan tersebut diteruskan kepada Dan Unit Intel, kemudian kepada saya, dan langsung saya perintahkan untuk melakukan penangkapan di lokasi keberadaan terduga pelaku,” ujar Dandim.
Setelah dilakukan observasi, sekitar pukul 15.00 WIB, tim melakukan pemetaan area yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba. Tiga puluh menit kemudian, tim menemukan aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi sabu dan langsung melakukan penindakan.
“Kami, TNI khususnya Kodim 0212/Tapsel, berkomitmen untuk terus memberantas jaringan narkoba yang meresahkan masyarakat dan merusak generasi penerus bangsa. Penangkapan ini merupakan bukti langkah nyata dalam memerangi peredaran gelap narkoba,” tegas Dandim, Pamen lulusan Akmil 2004 tersebut.
Setelah proses pemeriksaan awal di Koramil 20/Batahan, pelaku bersama barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut. (S.N)






