dutapublik.com, MANADO – Japan Foundation terus memperkuat kerja sama dengan sekolah menengah atas di Indonesia melalui berbagai program peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Jepang. Program tersebut meliputi pengiriman Nihongo Partners (penutur asli bahasa Jepang), penyediaan materi ajar seperti buku Sakura dan Nihongo Kirakira/Rakuraku, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan pertukaran budaya.
Kepala SMA Negeri 1 Tompaso, Jendry J. Paendong, S.Pd., MAP, mengatakan kepada wartawan bahwa kerja sama ini telah terjalin cukup lama melalui berbagai kompetisi dan penelitian terkait pendidikan bahasa Jepang.
Sebagai Ketua MKKS SMA Kabupaten Minahasa dan Wakil Ketua MKKS SMA Provinsi Sulut, Paendong menyampaikan apresiasi yang besar terhadap kepercayaan Japan Foundation yang telah memilih SMAN 1 Tompaso sebagai salah satu lokasi penempatan Nihongo Partners.
“Saya sangat berterima kasih kepada Japan Foundation yang telah memilih SMA Negeri 1 Tompaso sebagai tujuan Nihongo Partner. Pengetahuan berbahasa Jepang di sekolah akan semakin meningkat, sehingga minat siswa untuk mempelajari bahasa Jepang pun bertambah,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, termasuk mendorong lahirnya tenaga pendidik yang kelak bisa mengajar langsung di Jepang.
Senada, guru bahasa Jepang sekaligus tenaga sukarela, Yuli Kiroyan, menyampaikan kebanggaannya karena dari delapan tenaga pengajar sukarela asal Jepang, salah satu di antaranya akan magang selama tujuh bulan dan mengajar langsung di SMAN 1 Tompaso.
“Selain dukungan terhadap penelitian, simposium, dan proyek bersama, kehadiran tenaga langsung dari Jepang memberikan pembelajaran bahasa Jepang yang lebih berkualitas bagi siswa. Ini tentu menjadi nilai tambah bagi sekolah,” ujarnya.
Japan Foundation melalui delapan tenaga sukarelanya menargetkan peningkatan mutu pendidikan bahasa Jepang di berbagai sekolah menengah atas, termasuk SMAN 1 Tompaso. Program ini juga menjadi langkah pengenalan budaya dan bahasa Jepang kepada masyarakat di luar Jepang, termasuk Indonesia.
“Diharapkan program ini dapat mempererat hubungan persahabatan, memperkaya lingkungan belajar, dan mengembangkan bahan ajar serta tes kemampuan bahasa Jepang melalui Nihongo Partner,” pungkas Paendong, yang juga merupakan Juara 1 Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Sulut 2019 dan Finalis Guru Berprestasi Tingkat Nasional 2019. (Effendy)






