KONI Kabupaten Cirebon Matangkan Persiapan Porprov Jabar 2026 Lewat Rakerkab 2025

328

dutapublik.com, CIREBON – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2025 dengan mengusung tema “Atlet Dijaga, Olahraga Ditata, Cirebon Juara”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Stadion Watubelah, Sabtu (27/12/2025), sebagai langkah strategis menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Rakerkab ini sekaligus menjadi forum evaluasi kinerja tahunan, penyamaan persepsi, serta penguatan sinergi antara pengurus KONI dan seluruh cabang olahraga (cabor).

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Kabupaten Cirebon, perwakilan 46 cabang olahraga, KONI Jawa Barat, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon. Agenda ini difokuskan pada evaluasi program kerja 2025 dan perumusan strategi pembinaan prestasi olahraga tahun 2026.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, mengatakan bahwa Rakerkab merupakan agenda rutin tahunan untuk mengukur capaian kinerja serta menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan olahraga.

“Rakerkab ini menjadi wadah evaluasi dan perumusan kebijakan strategis guna meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Cirebon ke depan, khususnya dalam menyongsong Porprov 2026,” ujarnya.

Dalam rapat kerja tersebut, KONI membahas program dari 11 bidang, meliputi Bidang Hukum dan Advokasi, Organisasi, Humas dan Media Massa, Perencanaan Program dan Anggaran, Mobilisasi Sumber Daya, Pembinaan Prestasi dan Pendidikan/LAT Olahraga, Sarana dan Prasarana, Penelitian dan Pengembangan, Hubungan Antar Lembaga, Kesehatan, serta Data dan Teknologi.

Agus yang akrab disapa Jigus menjelaskan, tujuan utama Rakerkab adalah menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara pengurus KONI dan cabang olahraga agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

“Pada babak kualifikasi Porprov sebelumnya, cukup banyak atlet Kabupaten Cirebon yang berhasil lolos ke Porprov 2026. Target kami adalah menembus 15 besar, bahkan 10 besar,” katanya optimistis.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet usia muda secara berjenjang agar prestasi Kabupaten Cirebon dapat meningkat, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional. Hasil Rakerkab ini akan menjadi dasar penyusunan program kerja tahun 2026 dengan fokus pada cabang olahraga potensial peraih medali.

Selain pembinaan atlet, Rakerkab juga menyoroti pemindahan Kantor Sekretariat KONI Kabupaten Cirebon ke Stadion Watubelah. Menurut Jigus, langkah tersebut diharapkan dapat memasyarakatkan olahraga sekaligus menjadikan stadion sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat.

“Ke depan, Stadion Watubelah diharapkan menjadi episentrum olahraga, tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk mendorong pola hidup sehat masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bukti nyata hasil pembinaan, Jigus mencontohkan atlet Kabupaten Cirebon, Dhendy Krhistanto dari cabang biliar dan snooker, yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.

“Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya untuk terus berprestasi hingga level internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Dr. Arief Prayitno, S.I.P., S.H., M.Hum., mengapresiasi kepemimpinan KONI Kabupaten Cirebon yang dinilai mampu membawa perubahan signifikan, khususnya dalam penataan Stadion Watubelah.

“Beberapa bulan lalu saat saya berkunjung, kondisi stadion masih gelap dan kurang tertata. Sekarang terlihat jauh lebih rapi dan fungsional sejak KONI berkantor di sini,” ungkapnya.

Ia optimistis, dengan sarana dan prasarana yang semakin baik serta dukungan fasilitas latihan bagi sejumlah cabang olahraga, prestasi Kabupaten Cirebon akan terus meningkat.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra, dalam sambutannya berharap Rakerkab KONI 2025 mampu menghasilkan program kerja yang terperinci dan terukur guna meningkatkan prestasi olahraga daerah.

“Program kerja harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembinaan olahraga secara berkelanjutan. KONI dan seluruh cabang olahraga harus sejalan dalam meningkatkan prestasi,” terangnya.

Ia juga meminta agar KONI Kabupaten Cirebon dapat mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel agar seluruh target prestasi dapat tercapai.

“Saya memahami betul perjuangan Ketua KONI Kabupaten Cirebon dalam memperjuangkan anggaran tahun 2026. Semangat peningkatan prestasi harus ditopang dengan dukungan anggaran yang kuat untuk pembinaan atlet,” pungkasnya. (Yudi)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *