dutapublik.com, TANGGAMUS – Pasca Gempa mengguncang Kabupaten Tanggamus, Petugas gabungan Kecamatan Kota Agung, yakni Polsek Kota Agung, Koramil dan KPLP melaksanakan Patroli di area pantai Kota Agung, pada Kamis (1/7) malam.
Menurut Kapolsek Kota Agung AKP Muji Harjono, S.E., bahwa Patroli wilayah pantai dilaksanakan pihaknya bersama TNI Koramil serta Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP)
“Hasil Patroli hingga Pukul 21.30 WIB diketahui ketinggian air laut di Teluk Semaka Kota Agung masih terpantau normal,” Kata Muji mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, S.I.K.
Dikesempatan itu ,Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap tenang tidak panik namun tetap waspada dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
“Masyarakat agar tidak panik, waspada dan memperhatikan imbawan Pemerintah. Bila terjadi suatu Gempa, bertindak untuk mengamankan diri,” imbaunya.
Sementara menurut rilis BMKG, Gempa utama yakni berkekuatan Magnitudo (M) 4 yang terjadi pukul 19:29:44 WIB. Kemudian, diikuti dua Gempa susulan M 2,9 pukul 19:48:27 WIB dan gempa M 3,1 pada pukul 19:50:32 WIB.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hendro Nugroho mengatakan, dari hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi M 4 berada pada episenter 5,57 LS-104,64 BT atau tepatnya berada di laut pada jarak 10 Km Barat Daya Tanggamus-Lampung, dengan kedalaman 1 Km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, Gempa yang terjadi merupakan jenis Gempa Bumi Dangkal akibat sesar lokal Semangko Barat,” ungkapnya, pada Kamis (1/7) malam.
Menurut Hendro, dampak Gempa Bumi M 4 tersebut, berdasarkan laporan Masyarakat yakni berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Kota Agung dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa Gempa Bumi ini tidak berpotensi Tsunami,” katanya.
Hendro mengungkapkan, hngga laporan ini dibuat, tercatat ada 2 Gempa susulan yang terjadi. Gempa susulan yang pertama terjadi pada pukul 19:48:27 WIB dengan kekuatan M 2,9. Episenter Gempa yakni 5,59 LS-104,63 BT atau tepatnya berada di laut pada jarak Pusat Gempa di Laut 13 Km Barat Daya Tanggamus-Lampung, dengan kedalaman 2 Km.
Kemudian, Gempa susulan kedua terjadi pada pukul 19:50:32 WIB berkekuatan M 3,1. Episenter gempa 5,59 LS-104,64 BT atau tepatnya berada di laut pada jarak Pusat Gempa di Laut 12 Km Barat Daya Tanggamus-Lampung, dengan kedalaman 2 Km.
Hendro mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Sarip)





