dutapublik.com, MANADO – Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Infokom Sulut Christiano Talumepa juga menekankan pentingnya kompetensi wartawan.
“Bahkan meminta PWI Sulut agar meningkatkan jumlah Wartawan yang telah mengikuti kompetensi agar menjadi pembawa berita yang profesional,” tukas Talumepa.
Di tempat yang sama, Ketua Umum PWI, Atal S. Depari, yang hadir langsung dan mengukuhkan Pengurus, menyebut dirinya sangat gembira dengan pelantikan kepengurusan PWI Provinsi Sulut. Ia juga mengungkapkan rasa optimis ketika melihat Gubernur serta sejumlah Bupati ikut bersedia menjadi Penasehat.
“Kemudian di Pengurus PWI ada beberapa jebolan terbaik. Bahkan ada yang sudah persiapan doktor. Ini bakal sesuai dengan harapan ke depan, yakni penegakan kode etik akan semakin cepat terwujud. Dan kalau lihat pengurus PWI Sulut, sudah terbukti bahwa ada sinergitas antara PWI dan Pemerintah. Artinya pembangunan di Sulut tinggal dilaksanakan. Pemerintah menjalankan fungsinya sebagai pembangun dan pers menjalankan fungsi kontrol sosial,” kata Depari.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Sulut Vouke Lontaan mengatakan, bahwa PWI saat ini menjadi mitra kerja dari Pemerintah. Namun dirinya menegaskan bahwa fungsi-fungsi pers dalam menjalankan kontrol sosial tetap dilakukan.
“Dalam catatan kami, PWI Sulut itu memiliki 502 anggota, dengan berbagai platform media, baik cetak, elektronik dan online. Nah, di sini saya tentu mengajak dan meminta kepada semua anggota untuk tetap menjalankan tugas secara profesional, baik secara kode etik, maupun berdasarkan Undang-Undang Pers,” tandasnya. (Effendy V. Iskandar)





