Spanduk Desakan Mundur Bupati Madina dan Dugaan Pungli Dana Desa Hingga BOS Muncul di Panyabungan

69

dutapublik.com, MADINA – Sepasang spanduk tanpa identitas berisi desakan agar Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, mundur dari jabatannya serta tuntutan pengusutan dugaan pungutan liar (pungli), muncul di Kota Panyabungan. Spanduk tersebut terlihat terpasang di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan kantor KPU dan kawasan Pasar Baru, pada Sabtu pagi (11/4). Keberadaannya sontak menarik perhatian warga dan para pengguna jalan yang melintas.

Spanduk berlatar putih itu memuat kalimat bernada kritik, yang menyinggung dugaan kegagalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta adanya indikasi pungli terkait Dana Desa (DD), Dana BOS, dan sertifikasi guru. “Bupati gagal menyejahterakan masyarakat Madina. Dugaan banyaknya pungli. Saipullah Nasution harus mundur dari jabatannya,” demikian bunyi tulisan pada spanduk tersebut.

Salah seorang warga, Indra, mengaku terkejut dengan kemunculan spanduk tersebut. Ia menyebut spanduk itu diduga baru dipasang pada malam hari atau dini hari. “Baru pagi ini saya lihat. Tadi malam belum ada. Ini mungkin bentuk kekecewaan, tetapi caranya terkesan provokatif dan tidak bertanggung jawab karena tidak mencantumkan identitas pembuatnya,” ujar Indra.

Menurutnya, penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan secara terbuka dengan mencantumkan identitas yang jelas agar memiliki kredibilitas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah belum memberikan tanggapan resmi terkait kemunculan spanduk tersebut. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *