dutapublik.com, KARAWANG – Persentase kelulusan tinggi menjadi salah satu target utama satuan pendidikan nonformal dalam pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK). Tingkat kelulusan dinilai sebagai tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran di lembaga pendidikan tersebut.
Pada pelaksanaan UPK Paket B Tahun Pelajaran 2025/2026, PKBM Tunas Baru Jatisari menargetkan seluruh peserta didik dapat lulus dengan hasil maksimal. Hal tersebut disampaikan salah satu pengelola PKBM Tunas Baru, Nanang Ahmad Munajat, S.Pd, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (8/5/2026).
“Untuk pelaksanaan UPK Paket B tahun 2026 ini, kami dari jajaran pengelola tentunya memiliki target tinggi dalam kelulusan peserta didik. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar target persentase kelulusan 100 persen bisa terwujud,” ujar Nanang.
Menurutnya, upaya mencapai target tersebut bukan perkara mudah karena peserta UPK tidak hanya berasal dari kelas reguler, tetapi juga dari kelas karyawan yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengikuti kegiatan pembelajaran maupun ujian.
Karena itu, pihak PKBM Tunas Baru menjadwalkan pelaksanaan UPK selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 8-10 Mei 2026, guna memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik kelas karyawan agar tetap dapat mengikuti ujian dengan baik.
“Pelaksanaan UPK dari hari Jumat sampai Minggu ini dimaksudkan agar peserta kelas karyawan memiliki ruang dan waktu yang lebih fleksibel untuk hadir dan mengikuti kegiatan ujian,” pungkasnya.
Sementara itu, para peserta terlihat antusias mengikuti pelaksanaan UPK Paket B yang berlangsung di ruang kelas PKBM Tunas Baru Jatisari. (Endang Andi)





