dutapublik.com, CIREBON – PT Milenium Nagamas resmi membuka kantor Unit Pelayanan, Pendaftaran dan Penerimaan Calon Pekerja Migran Indonesia (UP3) di Desa Ciwaringin, Blok Lebak, Kabupaten Cirebon, Minggu (14/6/2026). Peresmian berlangsung meriah dengan dihadiri mitra sponsor, tamu undangan, serta masyarakat setempat yang turut menikmati rangkaian hiburan yang disediakan panitia.
Perwakilan PT Milenium Nagamas, Ifan Wibisena, mengatakan Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah strategis yang diproyeksikan sebagai pusat pengembangan bisnis perusahaan di bidang penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Menurutnya, pembukaan kantor UP3 merupakan langkah awal perusahaan untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mendekatkan akses informasi dan proses penempatan kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri secara prosedural dan resmi.
“Melalui UP3 ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, melakukan pendaftaran, mendapatkan pembekalan, pendampingan, hingga pelayanan awal sebagai calon pekerja migran Indonesia,” ujarnya kepada wartawan.
Ifan menjelaskan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, UP3 diharapkan dapat berkembang menjadi kantor cabang yang mampu melayani calon PMI dari Kabupaten Cirebon maupun daerah sekitarnya secara lebih optimal.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri Desi, yang memberikan dukungan terhadap pengembangan perusahaan, Kepala Cabang PT Milenium Nagamas Ibu Oom, serta sejumlah mitra sponsor dan tamu undangan lainnya. Kehadiran bintang tamu Saepul Jamil juga menambah semarak suasana dan menghibur masyarakat yang hadir.
Dalam kesempatan itu, pihak perusahaan menyebut peluang penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri masih terbuka lebar. Permintaan tenaga kerja dari sejumlah negara tujuan seperti Malaysia, Singapura, dan Taiwan dinilai masih cukup tinggi.
Selain itu, kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dinilai turut berdampak pada peningkatan nilai penghasilan pekerja migran saat dikonversikan ke mata uang rupiah.
Sebagai ilustrasi, pendapatan pekerja sektor informal di Malaysia yang sebelumnya berkisar Rp6 juta hingga Rp7 juta per bulan, kini dapat mencapai sekitar Rp8 juta, tergantung kurs yang berlaku.
Ke depan, PT Milenium Nagamas menargetkan perluasan negara tujuan penempatan tidak hanya ke Malaysia, Singapura, dan Taiwan, tetapi juga ke sejumlah negara di kawasan Eropa Barat, Eropa Timur, Australia, hingga Amerika.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui sistem insentif dan bonus berbasis kinerja, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri melalui jalur resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku. (Tedi)





