Ini Sebabnya PKL Di Cirebon Merasa Bahagia Terjaring Patroli PPKM Darurat

760

dutapublik.com, CIREBON – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) bahagia saat terjaring operasi PPKM Darurat yang dilaksanakan Petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon dan lainnya, pada Sabtu (17/7) malam.

Pasalnya, Petugas justru memberikan bantuan sembako kepada para PKL tersebut. Namun mereka juga tetap diminta menutup lapaknya oleh Petugas, karena telah melewati batas waktu operasional yang telah ditentukan selama masa PPKM Darurat.

“Terima kasih bantuannya Pak. Saya mau langsung pulang tidak keliling lagi,” kata Dudung (62) salah satu pedagang tahu gejrot di Pasar Sumber Kabupaten Cirebon.

Dudung mengakui saat ini barang dagangannya belum habis. Namun Dudung mengaku tidak mempermasalahkannya karena kebutuhan untuk keluarganya telah terpenuhi dari bantuan yang diberikan Polresta Cirebon.

Dalam patroli tersebut, para Petugas juga membagikan sembako kepada PKL lainnya di sepanjang rute yang dilalui saat patroli PPKM darurat. Di antaranya, Pasar Sumber, Kemantren, Talun dan lainnya.

Para Petugas langsung berhenti saat melihat ada PKL yang masih berjualan, khususnya yang lapaknya sepi dan langsung memberikan bantuan sembako. Selain itu, Petugas juga meminta para PKL untuk mematuhi aturan PPKM Darurat yang dilaksanakan hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Di antaranya, tidak melayani pembeli untuk makan di tempat, menutup lapaknya pada pukul 20.00 WIB dan lainnya.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajarannya terhadap para PKL.

Selain itu, pemberian Bansos tersebut juga merupakan bagian dari program Polresta Cirebon Peduli untuk membantu masyarakat yang terdampak PPKM Darurat, agar kebutuhan sehari-harinya dapat terpenuhi meski jam operasional lapaknya dibatasi.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membuat keluarga besar Polresta Cirebon dan komponen masyarakat lainnya dapat membangun kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Pihaknya meyakini, jika kegiatan semacam itu diikuti instansi atau tokoh masyarakat lainnya maka semangat kepedulian dan kebersamaan menjadi sebuah komitmen di Kabupaten Cirebon. Di masa pandemi seperti sekarang semangat gotong royong membantu sesama harus digalakan.

“Bantuan ini akan disalurkan secara rutin kepada warga yang membutuhkan, termasuk para PKL. Kami berharap, kegiatan ini menginspirasi pihak lain untuk turut berbagi dengan orang-orang di sekitarnya,” pungkasnya. (Udadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *