dutapublik.com, MEMPAWAH – Lampu penerangan jalan, diketahui sangat mempunyai fungsi dan manfaat yang banyak, di antaranya untuk pengguna jalan maupun bagi warga sekitar. Dengan adanya penerangan dari lampu jalan, pada malam hari otomatis tindak kejahatan dan kerawanan gangguan Kamtibmas akan bisa diminimalisir.
Namun, lain hal dengan lampu penerangan jalan yang berada di wilayah Dusun Pelangkeran Desa Semparong Paret Raden Kecamatan Sei kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, diketahui sudah lama tidak berfungsi alias mati total.
Hal itu, diungkapkan oleh salah seorang warga sekitar kepada awak media dutapublik.com, bahwa sudah sejak lama lampu-lampu jalan sudah tidak berfungsi.
“Namun, sampai saat ini belum ada perbaikan oleh pihak yang terkait. Lampu jalan ini sangat membantu aktivitas warga di malam hari khususnya warga Dusun Pelangkeran,” ungkap salah soerang warga yang namanya tidak mau dipublikasikan, pada Kamis (5/8).
Menurut warga tersebut menyebutkan, bahwa warga sekitar masih banyak menggunakan Sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari meskipun di malam hari, khususnya para orang-orang tua dan anak-anak.
“Seandainya lampu-lampu jalan ini aktif, setidaknya dapat membantu warga yang beraktivitas di malam hari, khususnya anak-anak yang pulang mengaji. Di mana, jalan rusak banyak yang berlubang. Setidaknya dapat membantu penerangan buat anak-anak,” urainya.
Harapan warga, pihak Pemerintah Desa bisa lebih peduli untuk memperbaiki lampu jalan yang sudah padam tersebut.
“Ke depan, semoga lampu-lampu jalan ini aktif kembali. Karena ini sudah ada, mubazir juga kalau hal ini jadi terbengkalai dan tak berfungsi. Setidaknya pihak Desa jangan menutup mata ha-hal seperti ini. Mungkin saja hanya bola lampunya yang telah rusak dan kabel-kabelnya ada yang putus.”
“Jika ada Dana Desa, cobalah sisihkan dan untuk memperbaikinya. Ini kan kepentingan bersama buat masyarakat. Sebenarnya bukan tidak bisa, tetapi mau apa tidak untuk peduli,” pungkasnya. (munaki)





