Lestarikan Budaya, Padepokan Persatuan Silat Muara Condet Mulai Berkembang Di Tengah Masyarakat Pebayuran Kabupaten Bekasi

862

dutapublik.com, BEKASI – Padepokan Persatuan Silat Muara Condet yang dipimpin oleh Bang Mardani beralamat di Kampung Kalendrowak Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, mulai berkembang dan diminati oleh semua generasi, Rabu (01/8).

Mardani selaku Ketua Padepokan Persatuan Silat Muara Condet merasa tergugah untuk mengembangkan salah satu budaya betawi, agar lebih dikenal oleh generasi penerus Bangsa khususnya didaerah sekitar tempat tinggalnya, umumnya semua masyarakat Kabupaten Bekasi.

Karena diketahui generasi sekarang sudah banyak yang tidak perduli dengan kebudayaan sendiri bahkan cenderung mengedepankan budaya luar, oleh karena itu Mardani bersama beberapa rekannya juga dukungan dari para tokoh masyarakat berinisiatif mendirikan Padepokan Persatuan Silat Muara Condet tersebut.

Keterangan Gambar : Mardani Bersama Barisan Anak Betawi (Babet)

Menurut keterangan Bang Mardani, di Kampung Kalendrowak Desa Sumbersari  sudah lumayan banyak yang ikut tergabung dalam padepokan Persatuan Silat Muara Condet tersebut, diantaranya untuk kelas pemula atau anak-anak sudah ada sekitar 40 (empat puluh) orang, dan untuk yang dewasa sudah ada 20 (dua puluh) orang.

“Alhamdulillah masyarakat Kampung Kalendrowak ini sangat antusias menyambut kehadiran Padepokan Persatuan Silat Muara Condet ini, terbukti dengan banyaknya yang ikut belajar di Padepokan, dan sampai hari ini sudah berjalan selama satu tahun lebih,” ujar Mardani.

Negara kita memang kaya akan budayanya, dan sudah terkenal dari dulu sampai ke mancanegara, bahkan tidak sedikit pula orang luar negeri yang sengaja datang untuk mempelajari budaya-budaya yang ada di Negara kita.

“Orang luar negeri saja banyak yang pelajari budaya kita, masa yang mempunyai budayanya sampai gak mau belajar, makanya saya buka Padepokan disini biar masyarakat terutama generasi muda sekarang bisa Silat dan lebih mencintai budayanya sendiri,” paparnya.

Masih ditempat yang sama, Rini salah seorang tokoh Masyarakat yang juga merupakan Ketua salah satu Organisasi Masyarakat di Kecamatan Pebayuran mengaku sangat mengapresiasi adanya Padepokan Persatuan Silat Muara Condet tersebut.

Keterangan Gambar : Mardani Ketua Padepokan Persatuan Silat Muara Condet Bersama Rekannya

“Saya apresiasi, karena selain tujuannya melestarikan budaya, Padepokan ini juga bisa meminimalisir kegiatan anak-anak yang notabene hanya banyak menghabiskan waktunya dengan nongkrong-nongkrong dan main handphone saja,” ungkap Rini.

Selain itu diketahui juga bahwa, Seni Budaya Silat itu bukan hanya berguna untuk bela diri tapi juga bisa menjaga kebugaran tubuh, karena memang Silat itu banyak sekali gerakannya sehingga tidak salah kalau seni beladiri Silat disebut juga dengan olah raga.

“Iya memang, Silat itu bukan hanya berguna untuk bela diri saja tapi juga sangat bagus untuk menjaga kebugaran tubuh, karena dalam Seni Silat itu banyak sekali gerakannya jadi ya disebutnya olah raga juga,” ujar Rini.

Mardani selaku Ketua Padepokan Persatuan Silat Muara Condet berharap, agar Pemerintah Daerah khususnya Dinas terkait lebih perhatian terhadap kelestarian budaya Seni Silat tersebut, karena selain melestarikan budaya leluhur sebenarnya bisa juga dijadikan daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara dengan mengembangkan Seni Beladiri Silat untuk masuk dalam bagian dari industri Pariwisata.

“Saya berharap kepada Pemerintah Daerah maupun Pusat khususnya Dinas terkait agar memperhatikan kelestarian budaya Silat dari leluhur ini, agar bisa terus ada dan berkembang dari generasi ke generasi, apalagi sampai bisa memberikan fasilitas supaya budaya Silat dari Padepokan Muara Condet ini bisa lebih baik dan bisa berkembang,” pungkas Mardani penuh harap. (Iwan Ridwan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *