dutapublik.com, KARAWANG – Plt. Camat Lemahabang H. Arta, S.H., Kapolsek Iptu Gulipar, S.H., bersama anggota dan Pembina AD dari Posramil Lemahabang serta para Kader Posyandu Kecamatan Lemahabang memantau langsung jalannya kegiatan vaksinasi yang digelar di desa Waringinkarya Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (1/9).
“Dalam vaksinasi kali ini, sebanyak 200 vaksin dengan dosis 1 dan dosis 2 disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Waringinkarya yang ingin di vaksin terutama pelajar dan lansia,” ucap Umaya, S.E., selaku tim pendamping Posyandu Kecamatan saat berada di lokasi.
Teh Umay sapaan akrab wanita cantik yang terus gencar membantu Pemerintah untuk menyukseskan program vaksinansi menambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini meskipun bocor informasi, karena ini bukanlah program PMB, karena di Kecamatan Lemahabang tidak ada PMB.
“Dan berkat kepedulian Pak Camat untuk warganya agar kebutuhan vaksinasi terpenuhi bisa dijalankan, Alhamdulillah Kecamatan Lemahabang bisa kebagian vaksin meskipun terbatas untuk setiap Desanya, hingga terdampak pada masih banyaknya masyarakat yang tidak kebagian vaksin dan kecewa karena tidak kebagian sàat ingin ikut divaksin,” ungkapnya.
Sementara, beberapa warga masyarakat yang berhasil diwawancarai awak media dutapublik.com mengeluhkan dengan keterbatasan vaksin yang tersedia.

Keterangan Gambar 2 : Plt. Camat Arta, S.H., Bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Lemahabang Saat Meninjau Vaskinasi Di Desa Waringinkarya
“Saat masyarakat sudah antusias ingin divaksin karena berharap bisa mendapatlan sertifikat vaksin untuk melengkapi beberapa persyaratan administratif, namun vaksinnya terbatas hingga sampai tak kebagian dan tak dapat divaksin,” keluh warga yang tidak mau dipublikasikan namanya.
Sementara Plt. Camat Lemahabang saat dikonfirmasi terkait banyaknya warga masyarakat yang ingin melakukam vaksin namun tak kebagiaan karena ketersediaan stok vaksin yang terbatas, dirinya berharap agar vaksin di luar PMB dari Kecamatan lain bisa dilimpahkan ke Kecamatan Lemahabang.
“Dengan tidak adanya vaksin Keluarga PMB di Kecamatan Lemahabang, berarti Kecamatan lain pun tidak melaksanakan vaksin rutin tersebut. Nah, alangkah baiknya vaksin di luar PMB bisa dilimpahkan dari Kecamatan lain ke Kecamatan Lemahabang agar masyarakat tidak lagi kecewa sudah datang tidak tervaksin,” harapnya.
Arta menambahkan, dahulu mengajak masyarakat untuk divaksin sangatlah sulit, karena masih adanya ketakutan dan keraguan karena takut adanya efek yang ditimbulkan setelah vaksin.
“Akan tetapi, sekarang masyarakat antusias dan malah berbondong-bondong minta di vaksin. Dan mumpung masyarakat mau dan sadar tentang pentingnya vaksin, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang diharapkan bisa mencukupi kuota vaksin untuk warga kami,” tandasnya. (Uhe)





