P3A Muncul Jaya Pulokalapa Resmi Dibentuk

890

dutapublik.com, KARAWANG – Upaya membantu meningkatkan produksi bidang Pertanian, Pemerintah Pusat melalui lintas empat Kementerian dan Lembaga, yaitu Bappenas, Kementan, Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri, mencanangkan program SIMURP.

SIMURP (Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project) merupakan Modernisasi Irigasi Strategis dan Program Rehabilitasi Mendesak, yang bertujuan untuk terwujudnya sistem irigasi berkelanjutan melalui revitalisasi pengelolaan irigasi.

Guna menyukseskan realisasi program SIMURP tersebut, Tim Pendamping Masyarakat (TPM) wilayah Kabupaten Karawang, terus melakukan sosialisasi dan pendataan Kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) di setiap Desa.

“Sore ini, kita menghadiri pembentukan Kelompok P3A susulan di Desa Pulokalapa, sekaligus menyampaikan sosialisasi SIMURP,” ujar Taufikurahman, salah satu TPM yang ikut hadir, kepada media dutapublik.com, pada Kamis (23/9).

Seperti kelompok P3A lainnya yang sudah dibetuk sebelumnya, Taufik menyampaikan, bahwa pihaknya terus mendorong Pemberdayaan Kelompok P3A.

Keterangan Gambar 2 : Acara Pembentukan Kelompok P3A Muncul Jaya Pulokalapa

“Kelompok susulan P3A Muncul Jaya Pulokalapa, sekarang sudah dibentuk, jadi untuk Desa Pulokalapa totalnya menjadi empat Kelompok.”

“Saya harap, semua Kelompok P3A yang sudah terbentuk, akan meningkat pengetahuan dan pengelolaan tentang Irigasi nantinya, guna meningkatkan produksi Pertanian khususnya di Desa Pulokalapa,” ujarnya, di sela-sela kegiatan.

Kelompok P3A Muncul Jaya Pulokalapa yang baru terbentuk tersebut, terdiri dari Ade sebagai Ketua, Karto sebagai Sekretaris, Yusri Amarahman sebagai Bendahara.

Aslam Muhidin sebagai Seksi Bidang OP, Maman Faturohman sebagai Seksi Bidang Teknis, Kandi sebagai Seksi Bidang Usaha dan Asep Saepul Bahri sebagai Seksi Bidang Umum.

Pembentukan Kelompok P3A Muncul Jaya Pulokalapa, dihadiri oleh 3 Kelompok P3A lainnya dan Sekretaris Desa Anom Suara. Sedangkan dari Tim TPM, diantaranya Taufikurahman, Abdul Mugni, Riffi dan Indra Ahmad Faridi. (Nendi Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *