Pemdes Bancar Gelar Vaksinasi Door To Door

369

dutapublik.com, PONOROGO – Gerai vaksinasi yang berada di Gedung Balai Desa Bancar Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin (3/1). diserbu warga. Antusias warga Desa Bancar untuk mengikuti vaksinasi Sinovac dosis 1 cukup besar. 

Sebanyak 258 orang mendatangi Gerai Vaksinasi Gedung Balai Desa Bancar. Dari 258 orang tersebut, sebanyak 245 lolos divaksin dan 13 orang gagal divaksin karena beberapa hal. 

Adapun rincian lengkap hasil vaksinasi di Gerai vaksinasi Pemdes Bancar, kemarin tercatat lansia sebanyak 120 sasaran, pra lansia 50 sasaran, umum 73 sasaran dan remaja ada 2 sasaran.

Kapolsek Bungkal AKP Suroso, Anggota Koramil Tipe B 0802/11  Bungkal bersama Camat Bungkal Siti Hanifah meninjau serbuan vaksinasi COVID-19 dosis 1 jenis Sinovac.

Kapolsek Bungkal bersama Camat Bungkal menyapa dan memberikan semangat serta motivasi kepada peserta vaksin dan tim vaksinator. Pemdes Bancar juga memberikan ratusan doorprize bagi peserta vaksinasi.

Suroso mengatakan, dalam rangka penanganan penanggulangan COVID-19, percepatan pembentukan Herd Immunity kepada warga masyarakat Kecamatan Bungkal dilakukan vaksinasi massal.

“Kami berkolaborasi dengan tenaga kesehatan sebagai tim vaksinator dari Puskesmas Bungkal,” ujarnya.

Kades Bancar Agus Sudarmono, mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Desa Bancar dalam setiap kegiatan vaksinasi di Gerai vaksinasi Pemdes Bancar.

“Vaksinasi adalah ikhtiar bersama dalam mencegah penyebaran COVID-19,” ungkapnya.

Sementara, Babinsa Desa Bancar dari Koramil Tipe B 0802/11 Serda Sugeng menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan usai divaksin, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas.

“Yang perlu menjadi perhatian kita semua adalah biarpun sudah divaksin, hendaknya tetap patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” imbaunya.

Selain itu petugas juga melaksanakan vaksinasi door to door bagi lansia di Dukuh Nglodo, Bancar dan Duwet. (Muh Nurcholis) 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *