dutapublik.com, CIREBON – Maksud hati ingin mencari ikan, namun ajal menentukan lain, diduga terkena strum alat pencari ikan miliknya. Korban Mr. X harus meregang nyawa terjatuh di selokan Pilang Perdana Desa Adidharma Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Rabu (16/2).
Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar AKBP M. Fahri Siregar saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Ya, benar, telah ditemukan mayat seorang laki-laki meninggal dunia dalam keadaan tertelungkup di selokan pada hari Rabu tanggal 16 Februari 2022 sekira pukul 10.00 WIB bertempat di RT 08/06 Perumahan Pilang Perdana Desa Adidharma Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon,” ungkap Kapolres.
Kapolres menuturkan mayat tersebut tidak ada identitas, ciri-ciri mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, umur sekitar 40 Th, rambut lurus berwarna hitam, menggunakan baju belang berwarna putih navi, celana loreng berwarna putih hitam, menggunakan sepatu berwarna putih, menggunakan alat setrum pencari ikan, drigen, aki dan jaring. Serta membawa tas selempang berwarna merah,” paparnya.
Di tempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si., mengapresiasi langkah cepat Polres Cirebon Kota Polda Jabar dalam menangani kasus penemuan mayat tersebut.
“Penemuan mayat tersebut berawal dari keterangan saksi yang sedang bekerja di PT. KAI Porperti Manajemen melakukan pemotongan rumput samping rel kereta kilometer 217+9/0 Hulu. Tanpa sengaja melihat kaki seseorang tepatnya di selokan Perumahan Pilang Perdana. Kemudian saksi penasaran dan mendekati kaki seseorang tersebut yang dari tadi tidak bergerak atau tidak ada gerak geriknya. Setelah dekat ternyata seseorang tersebut tidak bergerak sama sekali dan mayat tersebut dalam keadaan tertelungkup ke solokan kemudian Saksi memberitahukan ke warga masyarakat sekitar bahwa ada orang tergeletak,” kata Kabid Humas.
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Gunungjati AKP Abdul Majid. Kapolsek membenarkam temuan mayat tersebut yang diduga terkena strum alat pencari ikan miliknya, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan.
“Mayat meninggal dalam keadaan tertelungkup dengan posisi wajah mayat tenggelam kedalam solokan di bawah badan terdapat dua pipa alat setrum pencari ikan dan mayat tersebut dalam keadaan sudah kaku diduga meninggal pada malam hari saat mencari ikan di solokan. Kondisi mayat pada saat itu terdapat luka pada bagian telinga sebelah kiri dan pipi sebelah kiri diduga bekas gigitan hewan Air kemudian kondisi kulit bagian muka lebam akibat terendam di kali,” jelas AKP Abdul Majid.
Sekitar pukul 10.40 WIB dilakukan olah TKP selanjutnya melakukan evakuasi mayat oleh team Inafis dari Polres Cirebon Kota beserta Polsek Gunungjati. Selanjutnya korban di bawa ke RS. Gunung Jati dengan menggunakan Randis Ranger Polsek Gunung Jati dan memberikan informasi pada warga, barangkali ada yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya. (udadi)





