Ketua DPRD Tanggamus Minta Halimah Beberkan Rahasia PAUD Mawar Pekon Sukabanjar

742

dutapublik.com, TANGGAMUS – Heri Agus Setiawan, selaku Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus menyambut baik hearing dengan Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) terkait Halimah yang diberhentikan sepihak oleh Kepala Yayasan PAUD Mawar Pekon Sukabanjar Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus.

Saat hearing tersebut, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan meminta kepada Halimah untuk menjelaskan semua terkait Yayasan PAUD Mawar dari  insentif para Guru PAUD hingga lahan dan bangunan Gedung PAUD serta fasilitas yang ada di dalamnya.

Halimah menyampaikan kalau untuk  tanah bangunan Gedung PAUD dan fasilitas yang ada di dalamnya itu semua aset Pekon.

“Saya tidak tahu kalau PAUD Mawar itu milik pribadi. Untuk Insentif kita para Guru menerima dari Dinas  Rp230 ribu perbulan kalau dari  BOP kita cuma dikasih  Rp100 ribu perbulan. Karena kita menerina dari BOP itu setiap pencairan BOP itu kan cairnya 6 bulan sekali dan kami para Guru menerima Insentif yang dianggarkan dari Pekon,” ungkapnya, pada Kamis (31/3).

Yang lebih parah lagi, kata Halimah, Agus Hasmi, selaku Kepala PAUD Mawar meminta tanda tangan di atas kertas putih kepada para wali murid dan para wali murid itu pun tidak tahu maksud dan tujuannya tandan tangan mereka yang diminta oleh Kepala PADU tersebut.

“Dengan tanda tangan para orang tua peserta didik itu lah alasan mereka untuk memberhentikan saya dengan dalih orang tua peserta didik sudah setuju untuk memberhentikan saya,” bebernya.

Halimah merasa heran kenapa pengelola PAUD Mawar harus minta tanda tangan di atas kertas putih kalau hanya untuk meminta persetujuan dari wali murid kalau tujuannya mau memberhentikan dirinya.

“Dan sekarang setelah wali murid itu tahu mereka merasa tertipu dan merasa bersalah,” ucapnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Halimah, Heri Agus Setiawan mengatakan, bahwa permasalahan tersebut tentunya harus dikoodinasikan terlebih dahulu kepada Bupati dan Dinas Pendidikan.

“Nanti kita akan koordinasi dengan Bupati dan Dinas Pendidikan dan poin-poin itu kita catat untuk segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Untuk memperjelas atas apa yang disampaikan Halimah, Heri Agus Setiawan kembali menanyakan apakah semua yang Halimah sampaikan bisa dipertanggungjawabkan? Dan Halimah pun mejawab mudah-mudahan InsyaAllah bisa.

Sementara FGII akan mengawal permasalahan yang dialami Halimah hingga mememukan titik pemasalahan yang sebenarnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *