dutapublik.com, MANADO – Penumpang yang akan mudik Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1443 H/2022 M untuk penerbangan udara di Bandara Samratulangi Manado yang belum divaksin dosis 2 harus diantigen.
Hal ini disampaikan General Manager Angkasa Pura I Bandara Samratulangi Manado Sulawesi Utara Minggus ET Gandeguai, usai pembukaan Pos Koordinasi Mudik Lebaran 1443 H tahun 2022 bersama jajaran, pada Sabtu (23/4) kepada awak media.
“Pihak Angkasa Pura 1 Juga menambah 49 kios cek in mandiri, hal ini disiapkan guna mengantisipasi fenomena penumpukan penumpang dari arah barat Jakarta dan Surabaya yang datang lebih awal jelang lebaran,” ujaran.
Ditegaskannya, kepada Airlines untuk melayani semua penumpang tanpa terjadi penumpukan.
“Fenomena yang sering terjadi dari arah barat Jakarta dan Surabaya yang datang lima jam lebih awal, karenanya dirinya berharap semua dilayani dengan baik sehingga penumpang nyaman menanti jam pemberangkatan,” katanya.
Diketahui, masa Mudik Lebaran 1443 H tahun ini diprediksi menjadi peningkatan penumpang di Bandara Internasional Sam Ratulangi dengan pergerakan penumpang akan mencapai 56 ribu selama periode mudik Lebaran sepekan dan sesudah Idul Fitri 1443 H.
Adanya Pos Koordinasi di Bandara Samrat Manado dengan melibatkan TNI Polri, Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Mudik Lebaran kali ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap fokus dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. (Effendy V. Iskandar)





