dutapublik.com, TANGGAMUS – Surga tersembunyi sala satu wisata pantai Rikit di Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, pada liburan hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M menjadi tujuan bagi wisatawan lokal dan wisatawan dari luar daerah Tanggamus.
Pasalnya, terlihat jelas dengan banyaknya kendaran pengujung hinga membludak, para wisatawan memanfaatkan hari libur dalam suasana hari raya Idul Fitri untuk berkunjung ke pantai Rikit.
Muslayni, sala satu pemandu perahu motor mengatakan, sebelumnya memang sudah ramai dari beberapa hari yang lalu.
“Tapi tidak sebanyak ini tapi kalau hari ini sepertinya membludak kita lihat aja banyaknya kendaran pengujung,” tuturnya, pada Rabu (4/5).
Ia sebagai pemandu wisata menyediakan beberapa perahu motor untuk para wisata yang ingin menikmati indahnya panorama alam mengunakan perahu dengan berputar putar di sekitaran pantai Rikit.
“Dan di sini kita sudah tentukan kapasitas muatan penumpang tidak lebih dari lima belas penumpang demi untuk menjaga keselamatan para penumpang dan penumpang hanya dikenakan tarif Rp5.000 per orang,” ujarnya.
Muslayni mengaku, omset pendapatan dari hasil mengantarkan para pengunjung menaiki perahu Motor miliknya meningkat. Yang biasanya hanya Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per hari.
“Karena hari ini sangat luar biasa para pengunjung di hari H+3 hari raya Idul Fitri ini sungguh luar biasa membawa berkah bagi kami sehingga mencapai Rp500 ribu sampai Rp600 ribu per hari,” katanya.
Sementara, Eko, selaku pengunjung lokal asal Pekon Wonosobo memilih berkunjung ke pantai Rikit karena ingin menikmati suasana liburan di luar rumah dan jaraknya yang tidak terlalu jauh.
“Kami ke sini karena memang senang bermain di pantai dan jaraknya juga tidak terlalu jauh dari rumah. Ternyata pengunjungnya sangat ramai sekali,” terangnya.
Salah satu wisatawan dari luar daerah Widiya, asal Bandung Jawa Barat, merasa senang bisa berkunjung di wisata pantai Rikit yang ada di Pekon Betung, Kecamatan Pematang sawa Kabupaten Tanggamus tersebut.
“Kami sekeluarga merasa senang dan terhibur menikmati indahnya panorama alam dan pemandangan dengan pantai yang masih bersih dan sangat terasa nyaman,” ucapnya.
Terpantau, depanjang lokasi wisata pantai Rikit nampak penuh dengan pengunjung hingga sempat terjadi kemacetan baik roda dua maupun roda empat karena bergantian untuk memasuki areal wisata dan untuk menuju tempat lokasi parkir kendaraan.
Ratusan kendaraan baik motor mau pun mobil memenuhi area parkir bahkan beberapa mobil terlihat parkir di halaman rumah warga setempat.
Demi menjaga kesehatan, pengunjung tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari penyebaran COVID-19, di antaranya menggunakan masker dan hand sanitizer. (Sarip)





