dutapublik.com, BEKASI – Pekerja atau tukang bangunan yang mengerjakan rumah Rutilahu Bapak Tirman di Kp. Rawagebang Desa Jatibaru sudah hampir 9 hari belum terlihat adanya tanda tanda akan selesai secepatnya.
Adapun kendala yang ada terpaut di persoalan matrial atau bahan bangunan yang telat dikirim kata seorang pekerja saat dikonfirmasi oleh awak media dutapublik.com.
“Saya sudah 9 hari mengerjakan rumah Bapak Tirman tapi baru ini yang saya bisa kerjakan belum selesai, kalau matrial datangnya cepat Insyaallah akan cepat kelar rumah ini, tetapi saya lihat banyak lambatnya,” ujar salah satu tukang bangunan.
Dan mengenai Upah atau biaya untuk pekerja atau tukang bangunan semuanya Rp2 juta 500 ribu sementara yang bekerja ada tiga orang, tapi sudah hampir 9 hari ini ia dan yang lainnya belum dapat upah.
“Pusing juga ni saya,” ungkapnya.
Terkait pembangunan Rutilahu di Desa Jatibaru, Rahmat, Anggota LSM Koalisi Masyarakat Pengawal Konstitusi Rahmat mengatakan ia akan pantau terus pekerjaan Rutilahu khususnya di Kp Rawagebang Desa Jatibaru.
“Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti lambatnya pengiriman matrial dan belum diberikan gaji untuk para pekerja atau tukang,” ungkap Rahmat saat monitoring pembangunan Rutilahu. (Adi Sukriyadi)





