Unit Reskrim Polsek Lemahabang Sigap Dan Gerak Cepat Tangani Laporan Korban Dugaan Penipuan Di Mesin ATM BCA Alfamidi Desa Karyamukti

719

dutapublik.com, KARAWANG – Jajaran Polsek Lemahabang Polres Karawang, setelah mendapat laporan dugaan penipuan di mesin ATM BCA Alfamidi Desa Karyamukti, yang menimpa MGS warga Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sigap dan bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)  pada Sabtu (2/7) sekira pukul 09.00 WIB.

Personel Polsek Lemahabang yang turun ke lokasi kejadian, diantaranya yaitu Kanit Reskrim Aiptu Kardi Suryadi, Bripka Asep Wondo, S.H. dan Briptu Dodi Wijaya.

“Hasil pemeriksaan CCTV di lokasi parkiran, terlihat terduga pelaku memasuki parkiran Alfamidi sekira pukul 17.41 WIB menggunakan motor Honda Scoopy warna merah. Mereka datang berdua, yang laki-laki masuk ke Alfamidi dan yang perempuan menunggu di atas motor,” ungkap Asep Wondo mewakili Kanit Reskrim, kepada media dutapublik.com.

Selain melihat hasil rekamana CCTV, lanjut Wondo sapaan akrabnya, pihaknya juga meminta keterangan karyawan Alfamidi dan petugas parkir setempat.

“Kami juga telah meminta keterangan dari karyawan Alfamidi serta dari petugas parkir yang saat kejadian bertugas. Memang dari hasil rekaman CCTV tidak terlalu jelas kelihatan, baik terduga pelaku dan plat nomor kendaraan yang digunakan saat beraksi,” ujarnya.

Keterangan Gambar 2: Tim Unit Reskrim Polsek Lemahabang Saat Meminta Keterangan Dari Petugas Parkir Alfamidi Desa Karyamukti

Setelah mengumpulkan bukti dan saksi, Wondo menegaskan, bahwa pihaknya akan melanjutkan proses perakara tersebut dengan mendatangi pihak Bank BCA.

“Karena kejadian itu di ATM BCA, makan kami akan segera mendatangi pihak Bank BCA untuk meminta rekaman CCTV yang terpasang di mesin ATM, guna memperjelas identitas terduga pelaku,” urainya.

Dengan kejadian tersebut, Wondo mengimbau kepada masyarakat. khususnya yang berada di wilayah hukum Polsek Lemahabang agar labih berhati-hati ketika melakukan transaksi keuangan menggunakan mesin ATM.

“Harus lebih waspada ketika ada orang tak dikenal yang mencurigakan ketika masyarakat menggunakan mesin ATM. Jika mengambil uang di mesin ATM, jangan pergi dulu sebelum uangnya keluar dan kami imbau kepada masyarakat jangan sungkan untuk segera melapor ke kami jika ada kejadian tindak kejahatan atau kejadian yang menggangu Kamtibmas,” imbaunya.

Dikatakan Wondo, untuk sementara terduga pelaku diduga melakukan tindakan penipuan.

“Karena menurut pengakuan korban, bahwa uang yang keluar dari mesin ATM BCA itu diakui oleh terduga pelaku adalah miliknya, padahal uang itu adalah uang milik MGS dan terduga pelaku itu akan kami lakukan pengejaran dan segera akan kami lakukan penangkapan, jika identitasnya sudah kami ketahui sesuai hasil rekaman CCTV mesin ATM BCA nanti,” pungkasnya. (N. Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *