dutapublik.com, KARAWANG – Pelaksanaan pekerjaan turap saluran air Dusun Pulo Harapan Rt 06/02 Desa Kampung Sawah Kecamatan Jayakerta sudah dikerjakan sekitar seminggu yang lalu oleh CV Purbaya. Diduga pekerjaan tersebut banyak ditemui kejanggalan.
Pasalnya pelaksanaan pekerjaan drainase proyek Turap yang semestinya secara umum dipasang kiri kanan namun faktanya pelaksanaan pemasangan Turap sebagian cuma dipasang sebelah saja tidak kiri kanan.
Dijelaskan oleh warga lingkungan bernama Omin, turap bangunan yang lama semuanya tidak ada yang dibongkan Bangunan turap lama yang dilangkah-langkah pemborong hampir puluhan bisa ratusan meter termasuk bangunan turap di depan rumah Omin.
Perwakilan pelaksana kerja lapangan, Usman membenarkan bahwa pemasangan turap ada sebagian yang dilangkah cuma dipasang sebelah tidak kiri kanan karena sebagian turap bangunan warga masih layak pakai sehingga turap dipasang sebelah tidak kiri kanan.
Lanjut Usman, hal ini dilakukan atas himbauan dari pihak pengawas Dinas PUPR Karawang kepada pekerja lapangan apabila bangunan turap lama ada yang tidak mau dibongkar atau bangunan turap warga masih kokoh dilangkahi saja.”Itu kan himbauan pengawas kepada kami para pekerja,” ujar Usman .
Ketika disinggung mengapa Tidak memakai Semen Tiga Roda 50 kg lalu apa alasannya memakai Semen Rajawali 40 kg, Usman memilih bungkam. Lalu ketika turap saluran air sebagian pemasangan di langkah-langkah sehingga ada volume panjang yang tidak dibangun, Usman kembali memilih bungkam.
Lalu bagaimanakah reaksi pihak Dinas PUPR Bidang SDA Kabupaten Karawang apakah akan bertindak tegas dikenakan sanksi ataukah masa bodoh? (Bunsal/SK)





