dutapublik.com, PAPUA – Ajarkan seni bela diri sejak dini, anggota pos Napua Satgas Satuan Organik Yonif Raider 321/GT memberikan latihan seni bela diri pencak silat dalam rangka membentuk mental kepribadian generasi muda Indonesia kepada Pemuda Pemudi Distrik Napua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada Senin (9/7).
Mayor Inf Ricky J Wuwung, S.Sos., M.I.P., selaku Dansatgas Yonif Raider 321/GT dalam keterangannya mengungkapkan, latihan pencak silat diberikan bertujuan agar pemuda pemudi memiliki kemampuan bela diri sehingga bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Seni bela diri pencak silat ini nantinya akan menjadi bekal untuk mereka agar dapat melindungi diri dari bahaya dan tindak kriminal. Dengan berlatih bela diri sejak dini akan membentuk mental dan kepribadian pemuda pemudi Indonesia supaya berjiwa kesatria dan peduli dengan sesama,” terangnya.
Adapun ilmu bela diri yang diajarkan oleh Pratu Kristoforus leok, Prada M. Brutu dan Prada M. Yahyo, selaku anggota pos Napua yaitu ilmu beladiri jenis Pencak Silat IKS PI Kera Sakti.
“Bela diri ini merupakan sebuah ilmu Perguruan yang mengajarkan Kungfu,” imbuhnya.
Sementara, Kapten Inf Abdurrahman Panji Prawira, selaku Wadansatgas menambahkan, kegiatan dilaksanakan bertujuan agar generasi muda Indonesia bisa mempelajari sekaligus menguasai ilmu bela diri.
“Karena ilmu bela diri ini sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari untuk melindungi dan menjaga diri kita maupun orang lain,” jelasnya.
Salah satu peserta latihan, bernama Kolombus Wanggai (15) mengungkapkan, dirinya sangat senang dan berjanji sungguh-sungguh dalam latihan bela diri pencak silat yang diajarkan satgas oleh Satgas Satuan Organik Yonif Raider 321/GT.
“Saya sangat senang dan akan berlatih sungguh-sungguh agar mahir, karena bela diri pencak silat ini menambah pengetahuan dan mengasah keterampilan serta sangat bermanfaat untuk menjaga diri dari bahaya ataupun gangguan dari orang lain,” ucapnya. (Tengku Syafrudin)





