dutapublik.com, KARAWANG – Seorang PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang bernama ibu Narmi berasal dari Kp. Kobakmanyar Rt.06/04 Desa Mekarmulya Kecamatan Telukjambe Barat Karawang dengan dalih ingin merubah nasib berangkat ke timur tengah pada tanggal 24 April 2009 yang lalu melalui sponsor bernama Ibu Iroh dan diberangkatkan melalui PT. Amri Margatama.
Sejak keberangkatannya ke timur tengah sampai sekarang sudah hampir 13 tahun ibu Narmi sama sekali belum pulang ke indonesia untuk kumpul bersama keluarganya. Padahal jika dilihat sesuai prosedur yang ada seharusnya ibu Narmi dengan kurun waktu 13 tahun itu semestinya sudah sempat pulang ke Indonesia.
Dengan belum pulangnya ibu Narmi ke Indonesia, awak media dutapublik.com mencoba menggali informasi siapa-siapa yang terlibat dalam pemberangkatan ibu NarmiĀ
Sebut aja ibu Iroh adalah salah satu sponsor dari pemberangkatan ibu Narmi ke Arab Saudi dan awak media mencoba mengkonfirmasi ibu Iroh melalui Aplikasi Whatsapp dan menceritakan kronologis tentang Narmi.
“Pada waktu Tahun 2009 masih resmi dalam penempatan PJTKI dan diberangkatkan oleh oleh PT Amri Margatama, setelah dua tahun bekerja di Arab Saudi dan habis kontrak lalu ibu Narmi disuruh pulang ke Indonesia dan dia malah mau nambah kontrak dan saya juga sudah bersosialisasi dengan pak lurah, dan sudah dua kali ke PT mengajukan Narmi untuk pulang ke Indonesia dan dia mengatakan lewat telepon tidak mau pulang dan terkait gajih pun terus mengalir ke keluarganya,” ujar Iroh.
“Ibu juga heran kenapa baru sekarang keluarganya menuntut,” ungkap ibu Iroh saat dikonfirmasi lewat Whatsapp oleh awak media dutapublik.com, slSelasa (16/8).
Ibu Iroh pun mengatakan juga bahwa dia sudah membantu secara maksimal dalam memulangkan ibu Narmi ke indonesia. “Dulu sewaktu PT nya masih berdiri masih ada dia bilang majikan tempat dia bekerja sangat baik dan PT juga berharap visa yang ditandatangani berlakunya hanya dua tahun jika TKI atau PMI melebihi dua taun gak mau pulang PT sudah menyatakan lepas tanggung jawab dan waktu ibu Narmi dikasih arahan dia malah ngotot dan ga mau pulang,” ungkapnya. (Adi Sukriyadi)





