Nasib PMI (82): Berikut Upaya Disnaker Karawang Terkait Kepulangan TKW Narmi Dari Timur Tengah

500

dutapublik.com, KARAWANG – Sejak tahun 2009 pemberangkatan sampai sekarang belum juga ada tanda-tanda bahwa Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bernama Narmi akan pulang ke kampung halamannya.

Narmi yang beralamat di Kp. Kobakmanyar Desa Mekarmulya Kecamatan Teluk jambe Barat Kabupaten Karawang yang kini berada di timur tengah diduga merupakan hasil pemberangkatannya yang disponsori oleh Ibu Iroh.

Narmi pun kata keluarganya sering bicara bahwa dia akan pulang ke Indonesia dan minta dijemput di bandara, tetapi sayang semua itu hanya isapan jempol belaka.

Berbagai upaya dilakukan baik oleh pihak keluarga dan pihak pemerintah Desa untuk bisa memulangkan Narmi dengan mengirimi surat ke Bupati Karawang, DPRD Kabupaten Karawang dan juga ke Disnaker Kabupaten Karawang.

Awak media mencoba mengkonfirmasi Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri, Disnaker Karawang, H. Ijum Junaedi terkait pemulangan Ibu Narmi.

“Kemarin ada pengaduan dari Kepala Desa terkait TKW yang bernama Narmi dari Kp. Kobakmanyar Rt. 06/03 Desa Mekarmulya Kecamatan Telukjambe Barat dia bekerja di Damam saudi Arabia, kita tindak lanjut dengan berkoordinasi dengan Direktur Perlindungan Warga Indonesia yaitu Dirjen Konsuler Kementerian Luar Negeri, koordinasi juga dengan Dirjen Kemenaker, Kementrian Tenaga Kerja dan BP2MI kita kordinasi dengan melalui surat tentang pengaduan dari kepala Desa dan dari keluarga terkait kasus ibu Narmi datangnya tanggal 7 Juni 2022. Kami sudah mengirimkan surat yang kedua kalinya pada tanggal 23 Agustus 2022 untuk penanganan kasus ibu Narmi,” ungkap H. Ijum Junaedi saat dikonfirmasi oleh awak media dutapublik.com di ruang kerjanya Kamis (25/8).

Ijum pun mengatakan untuk pihak keluarga Narmi agar bersabar karena pengaduan itu bukan dari Karawang saja tetapi seluruh Indonesia yang masuk pengaduannya ke Kemenlu, Kemenaker dan BP2MI. 

“Mungkin surat pertama tersusun ketinggalan kita layangkan kedua biar kebaca lagi,” ungkap Ijum. (Adi Sukriyadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *