
Ketua Yayasan Perisai Langit bersama jajaran, para donatur, para kades, anak-anak yatim dan warga
dutapublik.com, CIANJUR – Sebanyak 250 orang anak yatim terima santunan dari para donatur Yayasan Perisai langit Istimewa, bertempat di Aula Desa Cinangsi, kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sabtu (10/9).
250 anak yatim penerima santunan tersebut berasal dari 4 desa di kecamatan Cikalongkulon, antara lain desa Cigunungherang, Desa Kamurang, Desa Cinangsi dan Desa Mekarjaya.
Acara santunan tersebut berlangsung khidmat serta dihadiri secara langsung oleh ketua yayasan Perisai langit Istimewa, H. Agus Saputra beserta jajarannya, donatur TKSK, H. Vandi Adam, Kepala Desa Cinangsi H. Deni Nur Arif, Kepala Desa Kamurang Andi Muhammad, Kepala Desa Mekarjaya Ayub Jumyati, Babinsa, Babinkantibmas para perangkat desa dari keempat desa, serta warga masyarakat.
H. Vandi Adam selaku donatur kepada awak media mengatakan, dengan kegiatan santunan anak yatim tersebut mudah mudahan menjadi motivasi bagaimana belajar menyayangi anak-anak yatim.
“Rasulullah saw berpesan sebaik- baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk dirinya dan orang lain, dan hari ini kami dari pengusaha dan juga kang Agus Tim Yayasan Perisai langit, belajar bagaimana menyayangi anak-anak yatim,” ungkapnya.
Lalu, ia mohon doa agar diberikan keistiqomahan dalam berbuat kebaikan serta senantiasa selalu menyayangi anak-anak yatim.
“Doakan kami, untuk selalu Istiqomah dalam kebaikan dan terus menyayangi anak-anak yatim,” ucapnya.
Ia pun mengajak kepada rekan-rekan seprofesi para pengusaha dan para hartawan untuk sama-sama menyayangi anak-anak yatim-piatu dan fikir miskin.
“Saya sebagai pengusaha mengajak rekan-rekan pengusaha di Cianjur, mari sama-sama menyayangi anak-anak yatim-piatu dan fakir miskin agar lebih berkah lagi,” ucapnya.
Ia berharap apa yang telah dilakukan dan diperjuangkan sekarang ini dalam melakukan ibadah sisial, ke depannya ada generasi yang melanjutkan jejak perjuangannya.
“Saya sebagai pengusaha, ya nanti harus ada yang menggantikan, harus ada yang meneruskan jejak kami ini, dan saya berharap dari ibu ini jangan minder, dari anak-anak yatim juga jangan minder, bekerja keras dan cita-citakan yang sebesar-besarnya, bagaimana jadi pengusaha yang sukses dunia akhirat dan bisa membantu orang-orang miskin, ” pungkasnya. (Hans/Rs).



