dutapublik.com, DUMAI — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN) melalui inventarisasi dan penataan gudang penyimpanan, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini melibatkan jajaran petugas rutan bersinergi dengan para peserta magang.
Proses inventarisasi diawali dengan pengecekan fisik serta pendataan menyeluruh terhadap aset negara yang tersimpan. Setiap barang diperiksa secara detail guna memastikan keberadaan, kondisi kelayakan, hingga kesesuaian data dengan catatan administrasi.
Usai pendataan, tim gabungan membersihkan dan menata ulang area gudang. Barang-barang yang masih berfungsi disusun secara rapi dan sistematis agar area penyimpanan lebih tertata serta mudah diakses saat dibutuhkan.
Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menegaskan pentingnya akuntabilitas pengelolaan BMN dalam menunjang transparansi instansi.
“Inventarisasi dan penataan ini krusial untuk memastikan seluruh aset negara tercatat, terawat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lingkungan gudang yang bersih dan terorganisir akan membuat pengelolaan barang jauh lebih efektif,” ujar Enang.
Selain menjaga kerapian, kegiatan ini turut menjadi sarana edukasi praktis bagi para peserta magang untuk memahami langsung mekanisme administrasi dan manajemen aset di instansi pemerintah. Langkah ini menjadi wujud komitmen Rutan Dumai dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang profesional. (NH)






