dutapublik.com, KALBAR – Pimpinan Ketua Cabang Pergerakan (PKC) Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalbar bangga punya pahlawan nasional dari Kalimantan Barat, Dr.Raden Rubini Natawisastra, teladan bagi kaum muda.
Bagaiamana tidak, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/TK/2022 Tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional pada hari senin 07 November 2022 bertempat di Istana Jakarta salah satu pahlawan nasional dari Kalimantan Barat Dr. Raden Rubini Natawisastra mendapatkan gelar pahlawan.
Misi Menuju Kemerdekaan, Almarhum Dr. Raden Rubini Natawisastra menjadi salah satu pejuang yang telah menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter keliling di daerah pedalaman dan terpencil, sosok pejuang kemanusiaan di tengah hiruk piruk masa penjajahan hingga beliau bersama istrinya meninggal menjadi korban dalam Tragedi Mandor yaitu peristiwa pembantaian massal yang terjadi di Kalimantan Barat pada 28 Juni 1944.
Ketua PKC PMII Kalbar, M. Wahid Hasyim menyatakan begitu bangga dengan penetapan beliau sebagai pahlawan nasional, pasalnya hal demikian adalah motivasi terbaik bagi kaum muda untuk selalu membuat sejarah, tidak hanya sebagai penikmat tanpa berbuat apapun yang menghasilkan sejarah.
Begitu juga Putra daerah Kabupaten Mempawah ustakim Lespatih sekaligus Wakil Ketua bidang Eksternal PKC PMII Kalbar memaparkan bahwa nama Dr.Raden Rubini Natawisastra telah jadi nama rumah sakit, taman dan jalan.
“kita bersama sudah mengetahui nama Almarhum sudah digunakan di salah satu rumah sakit, taman dan jalan di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.
“Berkaca dari hal tersebut bahwa perjuangan dan pengorbanan yang kita lakukan dengan ikhlas dan tulus akan menjadi sejarah indah,” tutupnya. (Pattiha).



