dutapublik.com, GARUT – Jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut Jawa Barat ambruk setelah diterjang banjir bandang.
Akses warga kini terputus, lantaran badan jembatan sudah tidak bisa dilalui. Jembatan tersebut ambruk usai diterjang banjir bandang Sungai Cikandang.
Warga pun kini tak bisa menyeberangi sungai, karena pondasi dan badan jembatan roboh.
Begitu pula dengan akses pertanian dan siswa sekolah yang ada di seberang pun terganggu karena jembatan ini merupakan akses penting bagi mereka.
Selain jembatan Cikandang, terdapat pula jembatan gantung di sungai Cirompang ikut terdampak.
Jembatan rawayan ini terputus sama halnya karena luapan banjir bandang.
Pemerintah desa setempat mengaku sangat memerlukan percepatan perbaikan jembatan, hal itu karena kebutuhan masyarakat atas akses jembatan sangat diperlukan.
“ini mengenai jembatan penghubung antara Desa Jagabaya dan Desa Gunamekar, posisi jembatan ini sudah tidak layak pakai lagi, area pertanian di wilayah kami pun rusak parah, ” ujar Yayan Sunarya, Kades Jagabaya.
Sementara itu, Beni Yoga selaku Kadis Pertanian Garut mengungkap data dari sejumlah Kecamatan di Garut Selatan termasuk Pakenjeng, Pamulihan, Bungbulang dan Mekarmukti terdapat lebih dari 45 hektar area pertanian rusak parah.
”Pemerintah pun akan segera memperbaiki area yang rusak, ” ungkapnya. (Made).





